Curi Motor untuk Biayai Sakit Sang Mertua

oleh -9 views

Sumbawa Besar, SR (06/07/15)

Niat FA (21) untuk membantu kesembuhan sang mertua terbilang mulia. Namun apa yang dilakukan untuk mewujudkan niat tersebut yang salah. Untuk mendapatkan uang guna membiayai pengobatan dan perawatan mertuanya yang kini terbaring lemah di rumah sakit, FA—ayah satu anak yang tinggal di Desa Simu Kecamatan Maronge ini, melakukan aksi pencurian sepeda motor. Meski berhasil mengambil sepeda motor, tapi FA tertangkap polisi, Minggu malam kemarin. Selain tujuan mulianya gagal, FA harus meringkuk di balik jeruji besi dalam waktu yang cukup lama untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Mertua saya sakit-sakitan dan perlu biaya untuk mengobatinya,” kata FA.

Karena kehidupan tergolong berada di bawah garis kemiskinan, FA tentu tidak dapat membantu mertuanya. Dia tidak memiliki pekerjaan tetap hanya sebagai buruh tani. Inilah yang membuatnya kambuh melakukan aksi pencurian. “Tiga bulan lalu saya pernah ngambil motor di Reban Pungka (Dam Pungka) dan saya jual seharga 2,3 juta. Hasilnya saya gunakan untuk biaya hidup keluarga, selain membantu mertua yang sering keluar masuk rumah sakit,” akunya.

Sampai saat ini kata FA, istri dan keluarganya tidak mengetahui jika uang yang diperolehnya adalah hasil tindak kriminal, termasuk keberadaannya di kantor polisi saat ini karena tertangkap curanmor. “Saya menyesal, tapi ini sudah terjadi harus saya jalani,” ucapnya.

Baca Juga  Gunakan Wanita Sebagai Umpan, Komplotan Ini Lakukan Pemerasan

Selepas dari hukuman nanti, FA berjanji akan menjadi orang yang lebih baik dan mencari jalan yang halal. Dia tidak ingin keturunannya nanti mengikuti jejaknya.  FA juga menyesal melibatkan IK—rekan sekampungnya ikut dalam aksi pencurian sepeda motor. Karena dialah, IK harus berurusan dengan hukum dalam usia yang masih terbilang anak-anak. (Jen/SR)

CAPTION: FA berkaos oblong tengah membaca BAP (Berita Acara Pemeriksaan)

BPSK dukacita dukacita bankntb