Waspada, Curanmor Marak, Kunci Stang Tak Aman

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (05/07/15)

Pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Sumbawa sepertinya tak terbendung. Hampir setiap hari kasus yang meresahkan ini terus saja terjadi. Dan hampir semua sepeda motor yang hilang diparkir dalam kondisi terkunci stang. Artinya kunci stang ternyata saat ini bukan cara yang aman. Untuk kasus curanmor dalam bulan puasa ini kian meningkat. Setelah beberapa kasus terjadi di areal masjid menimpa jamaah setempat, kini dua kasus berturut-turut kembali terjadi. Seperti menimpa Suci Sepriyani (27) warga Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa. Yamaha Mio CW miliknya hilang. Kendaraan berwarna hitam dan bernopol EA 6624 AF ini raib setelah diparkir di Taman Kota samping Kantor Bupati Sumbawa, Sabtu sore. Saat itu korban meninggalkannya dalam kondisi stang terkunci, dan korban duduk tidak terlalu jauh. Namun karena lengah, tak menyadari pelaku tengah beraksi. Kehilangan motor ini diketahui saat korban hendak pulang. Akibatnya kerugian yang dialami mencapai Rp 8 juta. Nasib serupa dialami Rahayuono (62) seorang PNS. Suzuki Shogun merah hitam miliknya raib digondol maling. Saat itu korban memarkir motor bernopol EA 4102 AC di luar gedung Stadion Pragas untuk bermain bulu tangkis. Kendaraan itu juga ditinggalkan dalam keadaan stang terkunci. Namun sial setelah dua jam kemudian, sepeda motor tersebut lenyap. Sejumlah kasus curanmor ini telah dilaporkan ke Polres Sumbawa dan kini dalam penyelidikan intensif.

amdal

Kapolres Sumbawa melalui Kasubag Humas, IPTU Waluyo, mengakui kian maraknya kasus curanmor. Polisi saat ini tengah berada di lapangan untuk mencari jejak para pelaku. Untuk meminimalisir kasus ini dibutuhkan peran serta masyarakat terutama pemilik kendaraan untuk waspada. Selain stang terkunci, pemilik kendaraan harus menggunakan pengaman lainnya yang memungkinkan pelaku kesulitan untuk beraksi. (Jen/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Polda Tunggu Hasil Uji Balistik Peluru yang Tewaskan Baharuddin