Tandatangan “Palsu” Sekretaris Partai Nasdem Segera ke Puslabfor

oleh -0 views
Pengurus DPC Nasdem Pertanyakan Kasus tandatangan palsu
bankntb

Sumbawa Besar, SR (04/07/15)

Kasus dugaan pemalsuan tandatangan dokumen permohonan bantuan dana Partai DPD Nasdem Kabupaten Sumbawa terus diusut polisi. Setelah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk di internal partai besutan Surya Paloh ini, penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa kini mengantongi dan menyita dokumen terkait dana parpol itu dari Kantor DPPK Kabupaten Sumbawa. Untuk mendapatkan dokumen ini, penyidik harus menunggu cukup lama karena instansi tersebut harus ada ijin dari Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik. “Kami sudah mendapatkan dokumen itu,” kata Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo, Sabtu (4/7).

amdal

Rencananya dokumen berisi tandatangan yang diduga palsu ini, ungkap IPTU Tri—akrab Kasat Reskrim disapa, akan dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Denpasar, Bali, Senin (6/7). Ini dilakukan untuk mengecek apakah tandatangan yang tertera dalam dokumen dana parpol tersebut palsu atau tidak. Apapun hasilnya nanti, pihak penyidik akan melakukan gelar perkara guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

Seperti diberitakan kasus ini dilaporkan secara resmi oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Sumbawa, Mujahidin Damhoedji yang merasa tandatangannya dipalsukan dalam pencairan dana pembinaan partai politik. Hal ini diketahuinya setelah mendapat dokumen tersebut dari Kesbangpoldagri Kabupaten Sumbawa. Mujahidin mengaku tidak pernah menandatangani dokumen tersebut dan tidak mengetahui kapan pencairan dana sebesar Rp 28.639.073 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa Tahun Anggaran 2014. Mujahiddin mengaku sudah melakukan investigasi tidak hanya ke Kesbangpoldagri namun juga menemui pengurus Nasdem. Dari pengurus ini mengakui jika tandatangannya dipalsukan. Mengingat pemalsuan tandatangan ini merupakan tindak pidana, langkah hukum adalah jalan untuk menyelesaikannya. Selain pemalsuan tandatangan, Mujahidin juga mempersoalkan penggunaan dana yang dinilai tidak jelas. Sebab sejauh yang diketahui tidak pernah ada alokasi untuk pendidikan politik seperti menggelar seminar, sarasehan dan lainnya.

Baca Juga  Diduga Kerap Transaksi Shabu, Oknum Pegawai Honorer Dibekuk

Laporan Mujahiddin ini mendapat dukungan dari 12 DPC Nasdem di Kabupaten Sumbawa. Sejumlah pengurus DPC ini sempat mendatangi Polres Sumbawa mempertanyakan sejauhmana penanganan kasus yang dilaporkan pertengahan Juni lalu tersebut. Selain itu mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap siapa pelakunya dan menindak tegas siapapun yang terlibat. (Jen/SR)

CAPTION: Para Pengurus DPC Nasdem Datangi Polisi Pertanyakan Kasus tandatangan palsu yang dilaporkan Sekretaris DPD Nasdem Sumbawa. (Foto; SR/Doc)

iklan bapenda