Paguyuban Pedagang Kecil dan Menengah Tolak Kehadiran Alfamart

oleh -6 views
Alfamart

Sumbawa Besar, SR (01/07/15)

Sejumlah pedagang kaki lima, pedagang kelontong, dan usaha toko/kios kecil yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kecil dan Menengah Kabupaten Sumbawa menolak secara tegas kehadiran Alfamart (usaha waralaba) di daerah ini. Penolakan tersebut disampaikan dengan bersurat kepada Bupati Sumbawa belum lama ini.

Surat Penolakan Alfamart
Surat Penolakan Alfamart

Surat dengan tembusan Ketua DPRD, Kepala Bappeda, Kepala KPPT, Kabag APP, Kabag Hukum, Kepala BPM-LH, Kepala Diskoperindag, Kadis PU dan Kasat Pol PP Sumbawa ini ditandatangani sedikitnya 34 anggota Paguyuban yang tersebar di sejumlah tempat wilayah Kota Sumbawa. Mereka beralasan pihak Alfamart hanya mengandalkan ijin dari pemerintah berupa Peraturan Bupati (Perbup) yang mekanisme penyusunannya tidak jelas tanpa memperhatikan kondisi dan dampak yang akan ditimbulkan khususnya untuk para pedagang yang ada di sekitar lokasi tersebut. Dengan kata lain, Perbup itu disusun tanpa melakukan kajian akademik tapi langsung ditetapkan. Selain itu keberadaan Alfamart akan mematikan usaha-usaha kecil yang ada di sekitarnya, dan ini telah terbukti di beberapa daerah di Indonesia. Kemudian, dasar peraturan ijin operasi Alfamart belum pernah disosialisasikan kepada semua pihak. Karenanya mereka meminta Bupati Sumbawa membatalkan Perbup dan meninjau kembali kebijakan tersebut sehingga kebijakan yang dikeluarkan berpihak kepada masyarakat.

Untuk diketahui, Alfamart telah berdiri di tiga tempat wilayah Kota Sumbawa. Yakni di Jalan Cendrawasih Kelurahan Brang Biji, Jalan Kebayan Kelurahan Brang Biji, dan Jalan Kartini Kelurahan Brang Bara. Namun sampai sekarang Alfamart belum beroperasi karena masih mengurus dan menunggu terbitnya ijin operasinal dari KPPT Sumbawa. (Jen/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Lagi, Pelayanan Wings Air Dikeluhkan Penumpang

No More Posts Available.

No more pages to load.