Kawanan Bercadar Rampok Koperasi, Karyawan Dilucuti

oleh -1 views
ilustrasi perampok
bankntb

Gondol Uang Puluhan Juta dan Perhiasan 

Sumbawa Besar, SR (01/07/15)

Suasana di Koperasi Tunggal Karya, Dusun Kemang Kuning, Desa Lopok Kecamatan Lopok, sangat mencekam. Sedikitnya lima karyawan setempat dibuat tak berkutik oleh kawanan perampok bercadar yang beraksi Selasa (30/6) dinihari sekitar pukul 03.00 Wita. Uang puluhan juta dan perhiasan emas yang dikenakan karyawan, serta beberapa buah handphone habis digondol para pelaku yang dilengkapi senjata tajam ini. Kini kasus yang mulai meresahkan warga dalam penyelidikan pihak Polsek Lape.

Menurut informasi, pelaku yang berjumlah empat orang ini masuk ke dalam koperasi melalui pintu dapur lalu merusak dan mendobrak pintu kantor. Di dalam kantor ada beberapa karyawan yang tinggal dan bangun bersiap-siap santap sahur. Namun rasa kantuk karyawan yang semuanya wanita ini seketika hilang berganti dengan kepanikan. Pasalnya para pelaku mengancam mereka menggunakan senjata tajam. Agar lebih leluasa, pelaku menyekap dan mengikat para karyawan ini selanjutnya mengobrak abrik isi kantor. Awalnya, pelaku masuk ke kamar Desi Ratnasari dan Helmianti. Di kamar kedua wanita ini, pelaku menggasak uang sebesar Rp 60 juta, serta melucuti sepasang anting emas, 4 buah cincin emas seberat 20 gram, kalung emas seberat 4 gram, dua unit handphone, dan lima buah jam tangan. Masih belum puas, pelaku berpindah ke kamar lain yang ditempati Ratna, Susi dan Meli. Dari tiga wanita ini perampok mengambil uang Rp 2,1 juta, 5 handphone dan sepasang anting emas.

Baca Juga  Tersangka KUA Labangka Ungkap Aliran Dana dan Tandatangan Palsu
IPDA Waluyo, Kasubag Humas Polres Sumbawa
IPDA Waluyo, Kasubag Humas Polres Sumbawa

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, IPTU Waluyo mengatakan laporan kasus perampokan itu sedang ditangani pihak Polsek Lape dengan mendatangi lokasi untuk olah TKP, dan meminta keterangan sejumlah korban. Sejauh ini ciri-ciri pelaku belum diketahui secara pasti karena beraksi menggunakan cadar. Namun demikian penyelidikan terus diintensifkan. “Anggota sudah menyebar untuk menghimpun informasi guna mencari petunjuk,” ucapnya seraya menyebutkan aksi perampokan tersebut menyebabkan kerugian sekitar Rp 80 juta. (Jen/SR)

iklan bapenda