Kejaksaan Dalami Resume Penyidikan Kasus PNPM Lunyuk

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (25/06/2015)

Proses penyidikan kasus dugaan korupsi PNPM Generasi Sehat Cerdas (GSC) Kecamatan Lunyuk terus berjalan. Kejaksaan Negeri Sumbawa sudah menetapkan seorang tersangka berinisial TS—mantan Ketua UPK Tahun 2013 karena diduga kuat telah membobol dana program tersebut senilai Rp 1,6 miliar. Dana tersebut dicairkan namun tidak dialokasikan untuk pelaksanaan program. “Kami masih menyusun resume (rangkuman materi pemeriksaan) untuk didalami kembali,” kata Kajari Sumbawa, Sugeng Hariadi SH MH kepada SAMAWAREA di ruang kerjanya, kemarin. Meski demikian pemeriksaan terhadap pihak terkait lainnya masih terus dilakukan, termasuk saksi ahli dari BPKP untuk memastikan besarnya kerugian negara yang ditimbulkan.

amdal

Ditanya soal pengakuan tersangka yang telah mengembalikan dana yang dibobolnya, Kajari menegaskan tidak akan menghentikan proses penyidikan. “Prosesnya jalan terus, mau dikembalikan atau tidak, tidak akan berpengaruh karena itu dilakukan setelah prosesnya sedang berjalan. Ini sudah sesuai dengan pasal 4 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi,” tukasnya.

Sekedar diketahui, munculnya kasus ini mengakibatkan program PNPM Lunyuk dihentikan karena pemerintah pusat selaku pemilik dana memberikan tinta merah kepada Lunyuk sebagai kecamatan bermasalah. (*)

iklan bapenda
Baca Juga  Dua Terduga Pembunuhan Dievakuasi Polisi dari RSUD ke Sel Tahanan