Kedubes Polandia Kunjungi Sumbawa

oleh -1 views
KOta Sumbawa
bankntb

Jalin Kerjasama Ekonomi

Sumbawa Besar, SR (25/06/15)

amdal

Setelah Amerika, China, Singapura, Malaysia, dan Italia,  kini Kabupaten Sumbawa dilirik Polandia. Negara yang terkenal dengan minuman Vodkanya ini sangat tertarik dengan potensi dan keragaman yang ada, sehingga Tana Intan Bulaeng menjadi salah satu daerah kunjungannya. Ini merupakan kehormatan yang luar biasa bagi daerah ini. Minimal daerah yang memiliki visi misi “Samawa Mampis Rungan” tersebut semakin dikenal dunia. Sebagai wujud dari kehormatan tersebut,  awal Juli nanti, Dubes Polandia mengutus Mr Tomasz Pietka, yang menjabat Sekretaris Pertama mengadakan perjalanan  ke Kabupaten Sumbawa.

Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa, Rachman Ansori M.SE
Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa, Rachman Ansori M.SE

Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa, Rachman AnsoriM.SE yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/6),  tujuan dari kunjungan Kedubes Polandia untuk belajar dan mengetahui lebih banyak tentang Kabupaten Sumbawa. Selain itu ingin saling tukar informasi khususnya di bidang perekonomian, perdagangan serta ingin memberikan buku-buku informasi tentang Polandia.

Di Sumbawa nanti, lanjut Ansori—sapaan akrab birokrat muda low profil ini, Mr Tomasz berkeinginan untuk dipertemukan dengan Kepala Bagian APP dan LPBJP Kabupaten Sumbawa, Zulkifli S.Sos. Kehadiran utusan Dubes ini, diharapkan akan terjalin kerjasama antara Polandia dan pemerintah  Kabupaten Sumbawa, sehingga ke depan perekonomian Sumbawa tumbuh pesat. Terlebih lagi bentuk kesiapan daerah ini menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Sebab Polandia merupakan salah satu negara maju yang menjadi tujuan Indonesia dalam memperluas pangsa pasar eksport ke Uni Eropa. Sebaliknya beberapa kabupaten/kota di Indonesia telah dikunjungi dan menjalin kerjasama dengan Polandia melalui kedutaannya melalui Divisi Ekonomi dan Perdagangan. Salah satunya Sumbawa, karena dikenal memiliki potensi yang sangat besar di bidang pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata dan pertambangan yang menjadi daya ungkit perekonomian daerah.  (*)

iklan bapenda
Baca Juga  Mahasiswa se ASEAN Siap Sukseskan AUYS 2016 di Sumbawa