Penambangan PT Bumi Agung Distop

oleh -3 views
Kondisi Sungai Ai Tawar Buer
bankntb

Sumbawa Besar, SR (24/06/15)

Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa secara resmi mengeluarkan rekomendasi untuk menyetop aktivitas pertambangan Galian C yang selama ini dilakukan PT Bumi Agung (PT BA) di Sungai Ai Tawar Buin Baru, Desa Kramat, Kecamatan Buer. Keputusan ini diambil dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan PT BA, Dinas PU, BPMLH dan KPPT serta seluruh anggota DPRD dari dua komisi tersebut, Selasa (23/6) kemarin. Dalam melakukan aktivitas penambangan PT BA tidak mengantongi ijin penambangan. Ini terungkap ketika sejumlah anggota dewan bersama sejumlah dinas melakukan kunjungan lapangan, dan menemukan beberapa kejanggalan, salah satunya terkait dugaan kerusakan lingkungan.

Ketua Komisi III DPRD Sumbawa, Rusli Manawari menyarankan PT Bumi Agung untuk mengurus izin operasional jika masih ingin melakukan aktifitas di wilayah sekitar. Menurutnya kegiatan PT BA di sisi lain memiliki dampak positif bagi masyarakat. Ketika operasionalnya ditutup banyak masyarakat yang kehilangan nafkah karena menjadi karyawan di sana . Terlebih lagi pembangunan jalan di Kecamatan Alas dan sekitarnya menggunakan material hasil olahan PT BA.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq yang memimpin pertemuan, tetap bersikukuh segala bentuk kegiatan PT Bumi Agung yang berkaitan dengan Galian C di Kecamatan Buer dihentikan hingga semua persoalan yang dihadapi diselesaikan. Sedangkan dugaan pelanggaran lainnya akan ditindaklanjuti. Menurut politisi PDIP ini bahwa izin adalah mutlak dipenuhi dan tidak ada toleransi.

Baca Juga  Komisi II DPRD Desak Operasional PT BA Ditutup

Sikap ini bukan tidak mendukung hadirnya investor, malah sebaliknya sangat welcome karena berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Tapi di sisi lain investor harus tunduk dengan aturan yang berlaku di daerah ini. “Kami dukung masuknya investor, bukan investor yang mengabaikan aturan,” tandasnya. (*)

iklan bapenda