Aksi Penipuan Bisnis Online Kian Marak

oleh -11 views
Ilustrasi
bankntb

Sumbawa Besar, SR (23/06/15)

Aksi penipuan bisnis online kian marak. Kali ini menimpa I Gede Latra (24) warga Desa Jaya Makmur, Kecamatan Labangka. Pemuda yang masih berstatus mahasiswa ini harus kehilangan uang Rp 14,7 juta karena tergiur dengan tawaran menjadi mitra bisnis Lazada Olshop. Kasus ini berawal ketika korban mendapat tawaran melalui Black Berry Messenger (BBM) dari seseorang yang mengaku bernama Diana Irmayanti. Diana yang beralamat di RT 03 RW 04, Kampung Dukuh Seraya, Kecamatan Sagalung, Kota Batam ini mengaku sudah lama berbisnis bersama Lazada Olshop yang menjual beraneka barang bermerk mulai dari busana hingga barang-barang elektronik. Mendapat tawaran ini korban tertarik untuk menjadi member. Awalnya diminta mengirim uang Rp 800 ribu. Dua hari berikutnya pelaku meminta korban mengirim uang dengan alasan untuk aktivasi ID Card Member sebesar Rp 2,5 juta. Selang beberapa menit pelaku kembali menghubungi korban menginformasikan aktivasi ID member mengalami gangguan tekhnis, dan meminta korban menstransfer uang Rp 4.333.222 untuk keperluan pengembalian dana bagi pembuatan ID member. Tanpa ada curiga korban masih saja menuruti permintaan pelaku. Termasuk beberapa menit kemudian kembali diminta mengirim uang Rp 4.333.222. Total yang dikirim korban mencapai Rp 14.766.444. Namun hingga kini apa yang diharapkan korban tidak terwujud dan pelaku sudah tidak bisa lagi dihubungi.

amdal

Kapolres Sumbawa melalui Kasubag Humas, IPTU Waluyo, mengakui adanya laporan tersebut. Kasus ini sudah ditangani penyidik Reskrim dan Korban telah dimintai keterangan. Untuk tidak terulangnya kasus yang sama, Waluyo menghimbau masyarakat tidak cepat percaya dengan tawaran dan janji manis bisnis online, sebab sudah banyak yang menjadi korban. Intinya waspada dan teliti sebelum mengirim uang. (*)

iklan bapenda
Baca Juga  Setelah Tutup Get Benete, Pelamar Macmahon Tutup Get Tongo