Pengusaha Rongsokan Dirampok

oleh -4 views
ilustrasi perampok

Sumbawa Besar, SR (13/06/15)

Keamanan di Desa Pungka Kecamatan Unter Iwis, Sumbawa, terganggu. Sebab salah seorang pengusaha rongsokan (barang bekas) yang merupakan warga setempat disambangi kawanan perampok, Sabtu (13/6) dinihari sekitar pukul 04.00 Wita. Samto dan Markini bersama dua orang anaknya dibuat tak berkutik setelah diancam senjata tajam. Uang tunai Rp 5 juta dan perhiasan emas habis digondol. Korban sulit mengenali wajah para perampok karena mengenakan cadar.

DPRD
Pasutri korban rampok saat melapor ke polisi
Pasutri korban rampok saat melapor ke polisi

Putri korban, Elok Wahyuni yang dihubungi tadi siang, menuturkan, para pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela belakang lalu membuka pintu belakang menggunakan kunci yang tercantol dari dalam. Dua yang masuk ke dalam rumah ada dua orang, diperkirakan pelaku lainnya menunggu di luar. Satu orang pelaku langsung masuk ke kamar orang tuanya, Samto dan Markini, satunya lagi menunggu di ruang tamu. Karena mendengar suara berisik, Samto terjaga, namun pelaku sudah berdiri di depannya. Pelaku langsung melayangkan tinjunya ke arah korban tapi meleset karena Samto berhasil menghindar. Pelaku pun mengeluarkan parang lalu mengancam kedua orang tuanya. Dalam keadaan tidak berdaya, pelaku berhasil menggondol uang Rp 5 juta dan perhiasan emas yang tersimpan di lemari. Sedangkan pelaku yang sebelumnya berada di ruang tamu masuk ke kamar korban Elok Wahyuni. Elok yang sedang tertidur, seketika terjaga. Melihat orang asing di dalam kamarnya, Elok pun spontan berteriak. Tanpa diduga pelaku langsung menganiaya korban dengan cara mencekik, memukul dan menendang. Tak hanya itu, perhiasan yang dikenakan korban habis diplorot. Setelah berhasil menguras harta benda korban, kedua perampok bercadar ini meninggalkan lokasi karena khawatir diketahui warga sekitar.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Gali Kubur Pasien Covid-19 di Brang Biji

Kasus perampokan ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Korban telah dimintai keterangan sebagai saksi pelapor, dan polisi sudah melakukan olah TKP untuk mengidentifikasi jejak-jejak pelaku. “Kami sudah menerima laporannya dan kini Tim Buru Sergap sudah disebar untuk melakukan penyelidikan di lapangan,” kata Kapolres Sumbawa melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo. (*)

DPRD DPRD