Tiga Komisi DPRD Sumbawa Dibongkar Pasang 

oleh -6 views
Ketua DPRD Sumbawa, Lalu Budi Suryata SP

Strategi PDIP Golkan Rafiq Jadi Ketua Komisi II ?

Sumbawa Besar, SR (11/06/15)

Tiga Komisi di DPRD Kabupaten Sumbawa siap dibongkar pasang. Hal ini terjadi menyusul adanya surat usulan perubahan struktur pimpinan Fraksi PDIP, Gerindra dan Demokrat yang dibacakan ketua dewan setempat saat memimpin rapat paripurna pembahasan Ranperda Kabupaten Sumbawa 2015, Rabu (10/6). Tiga komisi tersebut adalah Komisi II, III dan IV. Beredar isu bahwa bongkar pasang komisi terutama di Komisi II dan III, sebagai strategi PDIP untuk menggolkan Abdul Rafiq sebagai Ketua Komisi II. Sebelumnya Rafiq menjabat sebagai Sekretaris Komisi III. Selain perubahan struktur di komisi, juga terjadi perubahan yang sama di tubuh fraksi PDIP. Sekretaris Fraksi yang semula dijabat Indra Herwansyah digantikan Junaidi, serta I Nyoman Wisma digantikan Ramliyanto sebagai Bendahara.

Ketua DPRD Sumbawa, Lalu Budi Suryata SP yang dikonfirmasi kemarin, mengakui surat usulan perubahan struktur di komisi (alat kelengkapan) maupun fraksi. “Ada tiga surat pada alat kelengkapan DPRD dari tiga fraksi yang kami terima,” aku Budi—akrab politisi PDIP ini disapa.

Seperti dari Gerindra prihal pergantian Anggota Komisi yaitu Ir H Syamsul Nurdin dari Anggota Komisi II digeser menjadi Anggota Komisi IV, sedangkan Hamzah Abdullah dari Komisi IV digeser menjadi anggota Komisi II.

Kemudian surat dari Fraksi Demokrat, mengenai pergantian Basaruddin SAP yang semula anggota Komisi III digeser menjadi anggota Komisi IV. Surat ketiga dari Fraksi PDI Perjuangan, yang semula Abdul Rafiq sebagai Sekretaris Komisi III digeser menjadi anggota Komisi II. Sedangkan Indra Herwansyah yang sebelumnya menjabat Ketua Komisi II digeser ke komisi III. “Insha Allah dalam waktu dekat kita agendakan sesuai dengan Tatib, bahwa unsur pimpinan di alat kelengkapan DPRD itu dipillih secara internal di masing-masing komisi teknis,” katanya.

Baca Juga  Luar Biasa, Dukungan Zul-Rohmi dan Fiddin di Lombok Timur

Budi yang juga Sekretaris DPC PDIP Sumbawa membantah bahwa bongkar pasang di komisi II dan III usulan dari PDIP sebagai strategi menggolkan Rafiq sebagai ketua Komisi II. Menurutnya pemilihan pimpinan komisi melalui proses pemilihan. “Saya rasa pergeseran anggota fraksi atau alat kelengkapan dewan adalah hal biasa. Tapi pastinya ada dasar-dasar pertimbangan kenapa itu dilakukan,” ucapnya, seraya menyatakan bongkar pasang itu sudah memenuhi kaidah dalam Tatib bahwa pergeseran itu dapat dilakukan melalui usulan dari fraksi yang kemudian disampaikan pada paripurna. “Itu ranah dan kewenangan fraksi sebagai perpanjangan tangan partai. Untuk itu, setiap kader fraksi atau partai dalam hal ini harus tunduk dan taat pada instruksi atau perintah partai. Ini juga dalam rangka optimalisasi kinerja fraksi di lembaga ini,” pungkasnya. (*)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb