Pansus III Setuju Ranperda HIV/AIDS dan Perlindungan TKI Jadi Perda

oleh -0 views
bankntb

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

Sumbawa Besar, SR (11/06/15)

amdal

Sedikitnya 3 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tahun 2015 telah dibahas Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Sumbawa bersama tim eksekutif (asistensi dan SKPD mitra). Ranperda ini terdiri dari 1 Rancangan Peraturan Daerah usul prakarsa DPRD Kabupaten Sumbawa dan 2 rancangan peraturan daerah usul prakarsa Pemerintah Daerah Tahun 2015.

Pada sidang paripurna DPRD Sumbawa yang digelar di Ruang Rapat Utama, Rabu (10/6), Pansus II DPRD Sumbawa melaporkan hasil pembahasan tiga Ranperda tersebut pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sumbawa, Lalu Budi Suryata SP didampingi tiga pimpinan dewan lainnya, Drs Arahman Alamudy SH M.Si, Kamaluddin ST M.Si dan Ilham Mustami S.Ag  serta dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Drs H Arasy Muhkan, kepala SKPD, pimpinan BUMD, BUMN, camat, lurah dan segenap anggota DPRD Sumbawa.

Juru Bicara Pansus III, Andi Rusni SE dalam laporannya menyebutkan tiga Ranperda yang telah dibahas ini adalah Ranperda tentang Pencegahan Dan Penaggulangan HIV dan AIDS, Ranperda tentang Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Asal Kabupaten Sumbawa yang Bekerja di Luar Negeri, dan Ranperda tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.

Ranperda Pencegahan dan Penaggulangan HIV/AIDS

Pansus bersama tim asistensi Pemda Sumbawa telah menemukan kesepakatan bahwa Ranperda ini dapat diundangkan, dan dijadikan sebagai landasan filosofis dalam rangka mengantisipasi perkembangan penularan HIV/AIDS di Kabupaten Sumbawa. Ranperda ini telah mengalami perubahan dan penyempurnaan, antara lain konsideran menimbang. Dalam konsideran menimbang terdapat 4 (empat) huruf,  yakni huruf a, huruf b, huruf c dan huruf d, namun setelah mengalami penyempurnaan terdapat 2 huruf yang dilakukan penyempurnaan redaksi yakni huruf a dan huruf c yang dalam drafting awal berbunyi bahwa Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang perlu mendapat perhatian terhadap perkembangan kasus HIV/AIDS. Pasalnya masyarakat khawatir karena telah ada tempat hiburan malam yang menyediakan fasilitas yang berpotensi menularkan virus tersebut.

Baca Juga  Minimalisir Angka Kriminal, Seluruh Polsek di Dompu Gelar Patroli Serentak

Setelah mengalami penyempurnaan sehingga huruf a berbunyi, bahwa penemuan dan perkembangan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sumbawa cendrung meningkat dan wilayah penularannya sudah semakin meluas, sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangannya. Dalam drafting awal berbunyi, bahwa kebijakan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS harus dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan melalui upaya peningkatan perilaku hidup sehat yang dapat mencegah penularan, memberikan pengobatan dan perawatan, dukungan serta penghargaan terhadap hak peribadi orang yang terjangkit HIV/AIDS serta keluarganya yang secara keseluruhan dapat meminimalisir dampak epidemik dan mencegah diskriminasi. Setelah mengalami penyempurnaan sehingga huruf c berbunyi, bahwa kebijakan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS perlu dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan melalui upaya peningkatan perilaku hidup sehat, pencegahan penularan, pengobatan/perawatan, dan dukungan untuk pemberdayaan orang dengan HIV/AIDS serta keluarganya yang secara keseluruhan dapat meminimalisir dampak epidemik dan mencegah diskriminasi.

Ranperda Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI

Selanjutnya Pansus III melaporkan hasil pembahasan Ranperda Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia asal Kabupaten Sumbawa yang bekerja di luar negeri. Ranperda ini sedikit mengalami perubahan redaksi judul yang tadinya Ranperda tentang Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia asal Kabupaten Sumbawa yang bekerja di luar negeri, berubah menjadi Ranperda tentang Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri. Ranperda ini di antaranya mengatur tentang KPTKI (Komisi Perlindugnan TKI), penempatan TKI di luar negeri, pembukaan Kantor Cabang PPTKIS, persyaratan menjadi CTKI, perlindungan TKI dan hak-hak TKI dari keberangkatan hingga pemulangan (pasca penempatan), serta pemberdayaan TKI purna.

Baca Juga  Anggota Polisi dan Wartawan di Dompu Meninggal Dunia, Kapolres Ucapkan Dukacita

Ranperda Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol

Selanjutnya mengenai Ranperda tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Ranperda ini berisi larangan menjual minuman beralkohol di tempat-tempat publik atau tempat tertentu lainnya terutama mengenai jarak penjualan.

Karenanya Pansus III DPRD Kabupaten Sumbawa menyetujui tiga Ranperda tersebut, untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa dengan keputusan DPRD Kabupaten Sumbawa.

Untuk diketahui, Pansus III DPRD Kabupaten Sumbawa ini dikoordinir Kamaluddin ST M.Si dan diketuai Ahmadul Kusasih SH dengan Wakil Ketua, Andi Rusni SE. Pansus III ini beranggotakan Chandra Wijaya Rayes ST, Rusli Manawari, Khairuddin SE, Abdul Rafiq, Ismail M SH, Ida Rahayu S.Ap, Hamzah Abdullah, Ahmad Junaidi, Junaidi, Cecep Lisbano S.IP, Basaruddin S.Ap, Hairil dan Syamsuddin. (*)

 

iklan bapenda