Kemenkeu Tunjuk SMK Al Kahfi Pusat Sosialisasi Dana Desa

oleh -1 views
Ilustrasi alokasi dana desa
bankntb

Sumbawa Besar, SR (09/06/15)

SMK Al Kahfi Sumbawa Besar di Olat Maras Batu Alang Kecamatan Moyo Hulu kembali mendapat kehormatan dari pemerintah pusat. Pasalnya, sekolah kejuruan berbasis pesantren di bawah naungan Yayasan Dea Mas ini dijadikan pusat kegiatan Sosialisasi Dana Desa oleh Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Rabu (10/6) sekitar pukul 15.30 Wita. Gawe besar ini melibatkan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Dalam Negeri, dan DPR RI khususnya Komisi XI. Narasumber dalam kegiatan ini di antaranya Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Dr Boediarso Teguh Widodo, Anggota DPR RI Dr H Zulkieflimansyah M.Sc dan H Wilgo Zainar MBA. Hadir dalam kegiatan yang dibuka secara Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik ini adalah seluruh kepala desa di Kabupaten Sumbawa, anggota DPRD, SKPD dan lainnya.

amdal

Digelarnya sosialisasi ini karena masing-masing desa akan mendapat alokasi dana pusat mencapai Rp 1,4 Milyar menyusul diberlakukannya UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dengan UU ini telah menjamin kepastian hukum bagi desa untuk mengelola keuangan desa yang berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD). Agar pengelolaan dana desa tersebut berjalan sesuai dengan aturan, sosialisasi ini sangat penting bagi aparat desa sehingga mampu menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sebagaimana yang menjadi hajat dari undang-undang tersebut bagi kemaslahatan masyarakat di desa. Yang paling penting pengunaan dana desa harus dilakukan dengan transparan dan melibatkan seluruh perangkat desa serta masyarakat sehingga akan membantu pemerintah daerah dan desa dalam mempercepat pembangunan di desa.

Baca Juga  Masyarakat Tolak Rencana Pelebaran Jalan

Kabupaten Sumbawa terdiri dari 157 desa dan 8 kelurahan yang tersebar di 24 kecamatan. Dengan keikutsertaan semua kepala desa dalam sosialisasi tersebut akan meningkatkan pengetahuan mereka dalam pengelolaan dana desa secara baik dan benar, sehingga terjadinya kesalahan dapat diantisipasi.

SMK Al Kahfi

SMK alkahfi 2Untuk diketahui, SMK Al Kahfi mulai dibangun 26 Maret 2014 setelah dilakukan peletakan batu pertama oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) melalui Dirjen Pembinaan Sekolah Kejuruan. Pembangunan SMK yang terletak di sudut perbukitan antara Pernek, Batu Alang dan Leseng wilayah Kecamatan Moyo Hulu atau sekitar 3 kilometer dari Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS) tersebut, atas ide Dr H Zulkieflimansyah M.Sc. Keberadaan sekolah ini sebagai upaya menciptakan lulusan yang islami dan memiliki pengetahuan serta keahlian, yang bertujuan membentuk masyarakat intelektual, masyarakat sosial dan masyarakat spiritual. (*)

iklan bapenda