Brankas DPRD Sumbawa Dikuras Maling 

oleh -2 views
bankntb

Anggota Dewan Bakal Tak Gajian

Sumbawa Besar, SR (08/06/15)

amdal

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa terancam tidak menerima gaji pada bulan ini. Pasalnya uang gaji sebesar Rp 65 juta yang tersimpan di dalam dua brankas yang berada di ruang Bagian Keuangan Sekretariat Dewan, habis dikuras maling. Aksi tamu tak diundang tersebut diperkirakan terjadi Senin (8/6) dinihari. Namun baru diketahui sekitar pukul 07.00 Wita saat petugas cleaning service hendak membersihkan ruangan Bagian Keuangan DPRD Sumbawa. Petugas pembersihan ini terperanjat ketika melihat tempat penyimpanan brankas dalam keadaan terbuka. Apalagi di ruangan itu terlihat berantakan. Dua buah brankas ditemukan di tempat berbeda. Brankas kecil tergeletak di lantai, sedangkan yang berukuran besar berada di sudut ruangan. Kedua isi brankas sudah kosong, maling hanya menyisakan beberapa lembar kertas. Pemandangan ini langsung diinformasi kepada petugas cleaning service lainnya hingga akhirnya dilaporkan ke Polres Sumbawa. Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Terungkap selain uang di dalam brankas, sejumlah laptop juga digondol maling. Diduga kuat pelaku masuk ke ruangan dengan cara memecahkan kaca jendela. Ini diperkuat dengan adanya bekas tapak kaki di atas salah satu meja yang digunakan untuk pijakan. Polisi juga menemukan bekas pecahan batu yang diduga digunakan pelaku berusaha keras untuk menjebol brankas.

Baca Juga  Ungkap Aliran DBHCHT, Kadikes Sumbawa Diperiksa Jaksa

Menurut informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan uang yang berada di dalam brangkas mencapai puluhan juta rupiah. Di antaranya dana taktis sebesar Rp 15 juta yang tersimpan di brangkas kecil. Sedangkan di brankas besar mencapai Rp 50,6 juta yang dipergunakan untuk membayar sisa gaji anggota DPRD Rp 25 juta, uang kas bendahara Rp 2 juta, titipan partai Rp 5,1 juta dan arisan IISWARA Rp 18,5 juta.

Kasat Reskrim IPTU Tri Prasetiyo
Kasat Reskrim IPTU Tri Prasetiyo

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan olah TKP, termasuk mengumpulkan informasi dan mengidentifikasi lokasi. Mengenai jumlah pelaku dan bagaimana cara aksinya, IPTU Tri mengakui sejauh ini belum dapat dipastikan mengingat penyelidikan masih berlangsung. (*)

 

iklan bapenda