Terima SPDP Tersangka, Kejaksaan Tunggu Berkas “KSB Membara”

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (07/06/06)

Kasus yang menjadi pemicu kerusuhan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) beberapa waktu lalu, mulai disidik polisi. Ini dibuktikan dengan telah diterimanya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) sejumlah tersangka kasus kerusuhan dan pengrusakan oleh Kejaksaan Negeri Sumbawa, belum lama ini. “SPDP nya sudah kami terima beberapa hari yang lalu,” kata Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum), I Bagus Ketut Wiadnyana SH, kemarin.

Taliwang Rusuh 2Ia menyebutkan ada lima SPDP yang diterimanya yaitu SPDP kasus pembunuhan dengan tersangka berinisial JJ dan ayahnya ER. Dalam SPDP itu, JJ diduga melakukan penganiayaan terhadap anak yang mengakibatkan mati dan diancam pasal 76 C jo pasal 80 ayat 3 dan pasal 76 D jo pasal 81 ayat 1 undang-undang nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 338 KUHP. Sedangkan ayahnya ER terkait pidana penganiayaan terhadap anak yang mengakibatkan mati, dan melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak untuk berbuat tidak senonoh. ER dijerat dengan pasal 76 C, pasal 76 D, pasal 76 E jo pasal 80 ayat 3 jo pasal 81 ayat 1 jo pasal 76 E undang-undang nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 338 KUHP. Kemudian SPDP AF dkk dan MN dkk sebagai tersangka kasus pengrusakan dan pembakaran Pos Polisi Lalu Lintas Polres KSB. Mereka dijerat dengan pasal 170 ayat 1 jo pasal 406 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, tentang Pengrusakan dan Pembakaran yang dilakukan bersama-sama di depan umum.

Baca Juga  Rebut Pisau Pelaku, Siswi ini Selamat dari Aksi Pemerkosaan

Selain itu SPDP tersebut kejaksaan juga menerima SPDP tersangka AMR yang diduga telah melakukan tindak pidana melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). AMR dijerat pasal 27 ayat 3, pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 ayat 2 UU RI No. 11 Tahun 2008. “Untuk lebih jelasnya bagaimana peran dan tindakan mereka, kami masih menunggu pelimpahan berkas dari Polres KSB,” katanya.

IBK Wiadnyana, Kasi Pidum Kejari Sumbawa
IBK Wiadnyana, Kasi Pidum Kejari Sumbawa

Dalam menangani kasus ini pihaknya sudah membentuk tim yang langsung diketuainya dan beranggotakan seluruh jaksa di Kejari Sumbawa. Pihaknya berkomitmen untuk menangani kasus tersebut secara professional. (*)

iklan bapenda