Kades Labuhan Aji Nyaris Tertipu Kapolres Palsu

oleh -3 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (05/06/15)

Aksi penipuan dengan mencatut nama Kapolres Sumbawa kembali terjadi. Sasarannya kali ini Kepala Desa Labuhan Aji, Pulau Moyo, Suhardi dan Kepala Dusun (kadus) Brang Rea, Syamsuddin. Beruntung uang senilai Rp 75 juta belum sempat dikirim kepada penelepon yang mengaku sebagai Kapolres. Keduanya memastikan bahwa penelepon itu adalah penipu setelah menemui Kapolres Sumbawa AKBP Karsiman SIK MM di ruang kerjanya, kemarin.

Kepada wartawan media ini, Kades Suhardi mengaku awalnya dihubungi seseorang yang mengaku Kapolres Sumbawa. Penelepon itu mengajak mereka berbisnis jambu mente, palawija dan hasil bumi lainnya di Pulau Moyo. Di penghujung pembicaraan penelepon ini meminta uang untuk kegiatan Kapolda NTB. Uang yang diminta itu sebesar Rp 75 juta, masing-masing kades Rp 65 juta dan kadusnya Rp 10 juta. Karena kapolres adalah sosok yang sangat dihormatinya, Kades dan kadus meresponnya dan menyatakan kesiapannya untuk mengirim uang ke nomor rekening yang diberikan penelepon tersebut. Baik kades maupun kadus terus dihubungi penelepon ini meminta uang tersebut segera dikirim. Syamsuddin kemudian mengirim SMS ke rekannya di BRI untuk mentransfer uang Rp 10 juta ke rekening BRI nomor 725501004217532 atas nama Adit Setiawan.. Beruntung SMS tersebut tertolak alias tak terkirim. Akhirnya kades dan kadus inipun sepakat menemui langsung Kapolres Sumbawa dengan menempuh perjalanan laut yang cukup alot. Dalam perjalanan mereka berpikir karena logat penelepon itu tidak seperti kapolres asli yang beberapa kali sempat ditemui. Terlebih lagi penelepon itu tidak mengetahui bahwa di Pulau Moyo tidak ada kantor cabang BRI. “Ini yang membuat kami curiga,” tukas Kades.

Baca Juga  Wabup: Kondisi Kamtibmas di Kabupaten Sumbawa Relatif Kondusif

Meski demikian mereka sudah kepalang tanggung ingin bertemu kapolres, guna memastikan kebenarannya. Dengan diantar Kapolpos Badas, mereka menemui Kapolres di ruang kerjanya. Benar saja, Kapolres Sumbawa AKBP Karsiman secara tegas membantah meminta sejumlah uang tersebut, dan menyatakan bahwa penelepon itu seorang penipu.

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM
Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM

Kapolres Sumbawa, AKBP Karsiman SIK MM menegaskan bahwa pencatutan namanya kerap untuk aksi penipuan kerap terjadi. Karenanya Ia menghimbau masyarakat untuk tidak cepat percaya terhadap penelepon yang mengaku sebagai dirinya. Diharapkan masyarakat mengkonfirmasikannya langsung sebelum memenuhi keinginan sang penelepon. “Kami minta masyarakat waspada karena penipu akan beraksi dengan berbagai macam modus,” demikian Kapolres. (*)

iklan bapenda