Ayam Masuk Kebun, Pemilik Kebun Masuk Kubur

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (04/06/15)

Hanya gara-gara ayam, Usman harus menemui ajal. Pria paruh baya berumur 55 tahun ini tewas bersimbah darah setelah ditebas tetangganya, Mappa (65)  warga RT 01 RW 11 Desa Labuhan Badas, Kecamatan Badas, Sumbawa, belum lama ini. Leher Usman nyaris putus, dan tewas karena kehabisan darah setelah berusaha menyelamatkan diri dari kebun lalu rebah di pinggir jalan raya. Setelah memastikan korbannya tewas, Mappa langsung menyerahkan diri ke Pospol Labuhan Badas lalu diamankan ke Polres Sumbawa.

Menurut Mappa yang ditemui di Polres Sumbawa kemarin, kasus ini bermula dari masalah ayam. Sebelumnya ayam milik pelaku masuk ke kebun korban yang terletak di antara rumah korban dan pelaku. isteri pelaku pun menggiring ayam itu agar keluar dari kebun korban dan kembali pekarangan rumah pelaku. Melihat hal itu, korban marah karena istri pelaku masuk kebun tanpa ijin. Yang membuat korban tersinggung karena upaya istri pelaku mengusir ayam keluar dari kebun itu terkesan mencurigai korban hendak mencuri ayam itu. Padahal menurut Mappa tidak ada maksud tersebut karena ayam itu hendak diberi makan. Korban terus ngoceh dan tidak ditanggapi pelaku yang berada di dalam rumahnya. Karena korban terus mencaci, menantu pelaku keluar lalu menenangkan korban. Justru langkah ini membuat korban marah sehingga memukul menantu pelaku dengan sebilah kayu. Melihat hal itu, Mappa yang berada di dalam rumah langsung keluar dengan parang terhunus lalu menebas leher korban. Tebasan parang tajam yang baru diasah itu membuat korban oleng lalu berusaha kabur. Hanya beberapa meter dari TKP, korban ambruk dan tidak bernyawa. Darah segarpun mengucur deras mengingat luka mengaga di leher korban sangat parah. Meski demikian pelaku mengaku menyesal sebab di usianya yang kian senja tidak seharusnya melakukan perbuatan itu. Apalagi dia harus menghabiskan umurnya di balik terali besi. “Saya minta maaf kepada keluarga korban,” ucapnya lirih.

Baca Juga  Kantor Dibobol Maling, Gaji Staf Desa Sepayung Amblas

Sementara itu Kapolres yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo mengatakan tersangka sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Pihaknya juga mengamankan parang yang digunakan untuk menghabisi korban sebagai barang bukti. Sejauh ini pihaknya masih menetapkan satu orang tersangka dan terus didalami terhadap kemungkinan adanya tersangka lain. (*)

iklan bapenda