Cinta Ditolak, Polisi Bertindak

oleh -3 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (23/05/15)

Malang nian nasib IN. Calon dokter hewan ini dicampakkan kekasihnya setelah berkorban segalanya. RN—pria yang dicintainya tega memutuskan hubungan asmara hanya karena ada wanita lain. Padahal IN dan RN sudah 4 tahun menjalin cinta dan telah berhubungan layaknya suami istri.

amdal

Tak ingin lepas begitu saja, IN gadis asal Palembang ini rela datang ke Sumbawa mengejar dokter hewan tersebut. Hanya satu tujuan agar RN yang kini bertugas di salah satu kecamatan di Kabupaten Sumbawa bertanggung jawab dan menikahinya. Tapi apa yang didapat, IN harus menelan pil pahit karena kekasih dan keluarganya menolak permintaan IN. Tragisnya lagi, IN harus dijemput polisi yang menerima laporan jika gadis cantik dengan rambut terurai ini dituding meresahkan keluarga kekasihnya. Dengan hati yang hancur, IN digelandang ke Polres Sumbawa untuk diamankan. Selanjutnya polisi berkoordinasi dengan Dinas Sosial yang kemudian IN dititipkan di Rumah Aman milik LK3S (Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Sosial) Kabupaten Sumbawa. Saat ini IN sudah 10 hari berada di sekretariat LK3 menunggu harapan yang tak pasti.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo, Sabtu (23/5) mengatakan, diamankannya IN setelah polisi menerima laporan dari keluarga kekasihnya jika keberadaan IN meresahkan. IN sudah empat hari tinggal di rumah kekasihnya itu di Desa Jorok Kecamatan Unter Iwis. Keberadaan IN hanya untuk meminta untuk dinikahi karena sejak kuliah di satu universitas dan fakultas yang sama (Kedokteran Hewan) keduanya menjalin hubungan asmara. “Awalnya kedua insan ini berkenalan via facebook lalu menjalin cinta,” katanya.

Baca Juga  Spesialis Curat Diringkus Buser

Pihaknya mengaku sudah memberikan pemahaman kepada IN agar segera pulang ke kampung halamannya. Namun IN tetap bertahan untuk tetap minta dinikahi. Karenanya Ia meminta bantuan LK3S untuk menitip sementara IN untuk selanjutnya dapat dipulangkan ke daerah domisilinya di Surabaya.

Sementara Sekretaris LK3S Sumbawa, Fatriaturrahma S.Pd mengakui jika IN sudah berada dalam penanganan LK3S. Selama dalam penanganan, IN didampingi psikolog yang terus memberikan konseling kepadanya, mengingat gadis tersebut mengalami beban psikis yang harus dipulihkan. Selama 10 hari berjalan kondisi IN sudah membaik dan sudah menerima kenyataan. Selain itu IN sudah siap untuk dipulangkan. Namun demikian sebelum sampai ke kampung halamannya, IN akan diinapkan di Trauma Center Mataram. “Besok IN sudah dipulangkan,” kata Atul-sapaan akrabnya.

Secara terpisah, orang tua RN yang dihubungi via telepon seluler gagal dimintai klarifikasi kasus yang menimpa anaknya. Ketika wartawan media ini mengemukakan persoalan yang ingin dikonfirmasi, tanpa diduga saluran telepon putus. Ketika dihubungi kembali beberapa kali sudah tidak aktif. (*)

iklan bapenda