Jeff: Jangan Lagi Ada Partai yang Diobok-obok Pemerintah

oleh -0 views
Jamaluddin Afifi SH, Wakil Ketua DPD Golkar Sumbawa
bankntb

Sumbawa Besar, SR (19/05/15)

Kemenangan Golkar kubu Abu Rizal Bakrie (ARB) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kemarin, disambut haru para pendukungnya, tak terkecuali di Kabupaten Sumbawa. Bahkan kubu ARB menggelar nonton bareng persidangan yang berlangsung Senin siang itu melalui layar televisi “TV One”. Setelah mendengar keputusan, para pendukung ARB di Sumbawa yang dikomandani Jamaluddin Afifi SH langsung sujud syukur.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Sumbawa, Jamaluddin Afifi SH berharap tidak ada lagi partai lain yang diobok-obok pemerintah. “Cukuplah PPP dan Golkar, jangan karena syahwat politik merugikan banyak pihak,” ucap Jeff—sapaan akrab mantan Ketua Komisi III DPRD Sumbawa saat ditemui Selasa siang tadi.

Sejauh ini pasca putusan PTUN itu ungkap Jeff, situasi Golkar di Kabupaten Sumbawa tetap kondusif dan solid untuk mendukung tetap berkirahnya partai berlambang pohon beringin ini. Mengenai sikap kubu Agung Laksono yang tidak menerima putusan PTUN dan memilih banding, menurut Jeff adalah sah-sah saja. Namun pada prinsipnya, mereka menginginkan agar Golkar di Sumbawa melebur menjadi satu tanpa ada kubu-kubuan, karena secara sadar dan tidak sadar, Golkar tengah diobok-obok.

Terkait belum inkrachnya putusan itu yang dapat mengancam keikutsertaan Golkar pada Pilkada serempak yang digelar di 269 kabupaten/kota di Indonesia, Jeff menyatakan partainya tetap optimis dapat mengikutinya. Golkar siap menyukseskan Pilkada dengan tetap mengikuti proses-proses Pilkada yang sedang berjalan.

Baca Juga  Enam Desa di Utan Dikuasai Jarot—Mokhlis, Sisanya Siap Digenjot

Ketika secara aturan Golkar tidak dapat mengusung calon, ungkap Jeff, pihaknya akan mendukung salah satu paket yang diusung partai lain, asalkan bakal calon tersebut memiliki satu visi misi untuk membangun Tana Samawa.

Golkar Usul Abi Mang 

Ditanya bakal calon yang sudah mengajukan lamaran di Partai Golkar, Jeff menyebutkan ada 11 orang terdiri dari calon internal maupun eksternal. Untuk calon internal beberapa kader diusulkan di antaranya Jamaluddin Afifi SH, Drs A Rahman Alamudy SH M.Si (Abi Mang), Ahmadul Kusasih SH, dan H Nurdin Marjuni SH. Diusulkannya para kader ini ke DPD Golkar Propinsi karena memang mengajukan lamaran. Untuk meloloskan siapa yang dikerucutkan menjadi kewenangan DPP tentu dengan persyaratan yang cukup berat yakni memiliki kapabilitas, mengerti pemerintahan, anggaran dan dekat dengan rakyat, serta harus loyal kepada partai. Bagaimana dengan calon eksternal, Jeff juga menyebut cukup banyak yang melamar, hanya ketika dikonfirmasi kembali para calon itu tidak merespon. Jeff menduga sepertinya ada ketakutan dari calon itu meminta dukungan melalui kubu ARB karena mengira kubu AL yang memenangkan gugatan. “Jadi yang kami prioritaskan adalah kader sendiri, sedangkan yang bukan kader terpaksa kami singkirkan,” pungkasnya. (*)

iklan bapenda