Stand Sumbawa Jadi Favorit di Pameran APKASI 2015

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (18/05/15)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Penanaman Modal dan Lingkungan Hidup (BPM-LH) kembali mengikuti Pameran APKASI-AITIS 2015 di Jakarta International Expo (JI Expo) Kemayoran Jakarta. International Trade and Investment Summit (AITIS) merupakan kegiatan promosi prospek bisnis dan investasi Indonesia di sektor pertambangan dan energi, pariwisata dan produk kreatif, pertanian dan perkebunan, kelautan serta infrastruktur yang dikemas dalam kegiatan forum dan bisnis pameran. Kegiatan ini melibatkan banyak pihak dalam format buyers meet sellers, serta mempertemukan pemerintah daerah dan para pelaku investasi.

amdal

ApkasiSelain diikuti pemerintah kabupaten/kota dan provinsi, AITIS 2015 juga melibatkan pemerintah pusat, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bappenas, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Pertanian, serta perwakilan pemerintah di luar negeri yang diharapkan dapat meningkatkan jangkauan kegiatan perdagangan dan investasi di seluruh wilayah Indonesia. Pameran yang secara resmi dibuka Presiden RI Joko Widodo tersebut berlangsung selama 3 hari, 13–15 Mei 2015. Pada pembukaan pameran Presiden hadir bersama beberapa Menteri Kabinet Kerja seperti Cahyo Kumolo, Sofyan Jalil, dan Yasonna Laoli.

AITIS 2015 yang diselenggarakan APKASI beranggotakan 412 pemerintah kabupaten, adalah kegiatan tahunan promosi perdagangan dan investasi pemerintah kabupaten. APKASI juga memfasilitasi jangkauan komunikasi potensi daerah dalam kegiatan ekonomi internasional. Kegiatan yang melibatkan kementerian lintas sektor ini menjadi ajang promosi dan diskusi seluruh pemerintahan. Berbagai peluang bisnis ditawarkan, di antaranya bidang pertanian dan perkebunan, pertambangan dan energi, infrastruktur, pariwisata dan produk kreatif, kelautan, serta potensi sumber daya alam lainnya, yang potensinya menyebar di seluruh wilayah Nusantara dan terbuka luas bagi semua pihak untuk memberdayakannya. Hasil yang diharapkan dari pameran ini adalah para investor bisa merealisasikan rencana investasi mereka di Indonesia, terutama di daerah. Sedangkan  produk yang ditampilkan dalam pameran ini tidak hanya dari perusahaan besar, tetapi juga produk-produk unggulan IKM.

Baca Juga  Lahan Trans Brang Lamar Masih Bermasalah

Apkasi 1Presiden Joko Widodo dalam pembukaan APKASI, mengungkapkan bahwa perdagangan dan investasi merupakan kunci bagi pertumbuhan negara. Banyak sekali potensi dan kekuatan ekonomi di daerah yang tidak terangkat, ini terjadi akibat pemimpin daerah yang terjebak dalam rutinitas birokrasi keseharian dalam pemerintah. Banyak ruang yang bisa ditawarkan pemerintah dengan saling tukar menukar komoditas antar kota, kabupaten dan provinsi. Misalnya daerah yang melimpah beras dan cokelat dapat menukar dengan daerah lain tidak ada beras dan coklat tanpa harus menggunakan pihak kedua, ketiga dan keempat. “Perlunya membangun komunikasi antar bupati dan walikota yang belum dilakukan oleh pemerintah daerah sampai saat ini,” kata Jokowi.

Untuk diketahui Kabupaten Sumbawa sendiri menampilkan berbagai ragam informasi terkait potensi yang dimiliki seperti sapi, kerbau, rumput laut, jagung dan hasil perikanan serta potensi lain yang memiliki nilai ekonomis tinggi untuk dikembangkan di samping produk olahan. Madu, Susu Kuda, dan Minyak Sumbawa masih menjadi favorit pengunjung dari berbagai daerah yang datang mengunjungi stand Kabupaten Sumbawa untuk dijadikan oleh-oleh. (*)

iklan bapenda