Kerap Diancam, Petugas Imigrasi Merasa Tidak Nyaman 

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (14/05/15)

Kepala Seksi (Kasi) Lalulintas dan Status Keimigrasian (Lalintuskim) Imigrasi Klas II Sumbawa, Sayid Zulkifli mengaku petugasnya merasa tidak nyaman dan tidak tenang dalam bekerja. Ini terjadi karena mendapat ancaman dan tidak jarang terjadi tindakan kekerasan yang menimpa petugasnya yang sedang bekerja.

Saat pertamakali ditugaskan di Sumbawa, Sayid—sapaan akrab pejabat asli Aceh ini, kerap mendengar informasi mengenai adanya pengancaman, pemukulan dan intimidasi yang menimpa petugas setempat. Dan ternyata itu benar karena dia pernah menyaksikan bahkan mengalaminya seperti yang terjadi Senin yang lalu. Ia dianiaya oleh oknum biro jasa yang memaksakan kehendak agar berkas permohonan passport yang dinilainya terdapat kesalahan. “Dengan kondisi seperti ini otomatis kami tidak nyaman dan tidak tenang dalam bekerja. Apalagi ini terjadi sudah yang kesekian kalinya,” kata Sayid.

Namun demikian apapun kondisinya tugas harus dilaksanakan dan dituntaskan. Petugas Imigrasi harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tetap mengacu pada aturan yang ada. “Ini resiko tugas dan harus dijalani,” ucapnya.

Apakah dirinya akan meminta pindah tugas ? Sayid yang mengaku sudah pernah tugas di Atambua NTT ini menyatakan bekerja dan ditempatkan dimana saja berdasarkan perintah tugas. “Dimana pun saya ditempatkan saya selalu siap. Dan belum pernah berpikir untuk pindah dari Sumbawa. Semua tergantung pimpinan, kami hanya siap melaksanakan perintah,” tandasnya. (*)

iklan bapenda
Baca Juga  Ayam Masuk Kebun, Pemilik Kebun Masuk Kubur