Waspada !!! Beredar Cukai Ilegal dan Rokok Kadaluarsa

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (12/05/15)

Ternyata masih banyak rokok yang menggunakan cukai ilegal beredar di masyarakat. Tidak hanya cukai illegal, rokok kadaluarsa pun juga masih dijual dan dikonsumsi. Selain merugikan kesehatan, peredaran rokok ilegal tersebut juga merugikan keuangan negara, dan menyesatkan masyarakat. Pasalnya rokok ilegal tidak mencantumkan informasi yang benar tentang komposisi rokok yang diproduksi. Demikian diungkapkan

amdal

Kepala Bagian Produksi Daerah Setda provinsi NTB Ketut Ribek Masyasa SE dalam Sosialisasi Rokok Cukai Ilegal Tahun 2015 di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (12/5).

Untuk diketahui kegiatan sosialisasi itu digelar adalah hasil kerjasama Pemerintah Provinsi NTB melalui Biro Administrasi Perekonomian Setda Provinsi NTB dengan Bagian APP dan LPBJP Setda Sumbawa. Sosialisasi ini dihadiri 50 orang peserta terdiri dari para pedagang dan dinas instansi lingkup Pemkab Sumbawa.

Cukai Ilegal 1Digelarnya sosialisasi ungkap Ribek, agar masyarakat dapat mengetahui, memahami, dan mematuhi ketentuan di bidang cukai. Karenanya diharapkan kepada petugas untuk mengumpulkan informasi tentang rokok pita cukai palsu dan rokok tidak dilekati pita cukai, untuk selanjutnya dapat diberantas sebagai barang kena cukai ilegal. Sosialisasi tersebut juga diselenggarakan guna membantu pengawasan cukai rokok ilegal serta paham dan mengetahui dampak cukai rokok ilegal. “Hasil pengamatan di lapangan yang dilakukan di wilayah Provinsi NTB, masih banyak rokok yang menggunakan cukai ilegal beredar di masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Tiga Rumus Sehat Ala Jilbab Ijo Saat Lebaran

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sumbawa, Drs H Muhammading M.Si  saat membuka secara resmi sosialisasi itu mengakui bahwa saat ini rokok telah menjadi masalah yang cukup serius. Kebiasaan merokok sudah meluas di hampir semua kelompok masyarakat di Indonesia bahkan cenderung meningkat, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Padahal kebiasaan merokok sangat beresiko menimbulkan berbagai penyakit atau gangguan kesehatan baik pada perokok itu sendiri maupun orang lain di sekitarnya yang tidak merokok. Karena sifatnya yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, maka rokok merupakan salah satu produk/barang yang keberadaan serta peredarannya perlu dikendalikan. Salah satu upaya pengendaliannya yakni dengan menerapkan cukai dan pajak rokok.

Saat ini, cukai tembakau dan pajak rokok merupakan salah satu penyumbang terbesar pendapatan negara. Besarnya cukai tembakau dan pajak rokok yang telah ditetapkan pemerintah, dimaksudkan untuk mengurangi konsumsi rokok yang seakan-akan sudah menjadi pola prilaku atau kebiasaan di tengah masyarakat. Selain itu agar seimbangnya biaya kesehatan untuk penyakit yang ditimbulkan oleh rokok, maka sosialisasi tersebut penting untuk dilaksanakan guna memberikan pemahaman dan gambaran yang tepat tentang cukai tembakau dan pajak rokok bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

 

iklan bapenda