Tiga Kecamatan Ditetapkan Sebagai Penerima KUBe PKH

oleh -6 views

Sumbawa Besar, SR (12/05/15)

Kabupaten Sumbawa pada tahun ini mendapat dana bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUBe) Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan dari Kementerian Sosial RI dialokasikan untuk sejumlah desa di tiga kecamatan yaitu Batu Lanteh, Rhee dan Lunyuk. Sinyal adanya bantuan tersebut ditandai dengan kedatangan Tim Kemensos RI, Dr Hanny Harjulianti dan Ny Sulistiyowati yang didampingi Disos Propinsi NTB Junaidi Usman, belum lama ini. Saat itu tim meninjau langsung lokasi dan bertatap muka dengan para peserta PKH terutama yang berada di Desa Klungkung Kecamatan Batu Lanteh dan Desa Rhee Kecamatan Rhee. Dalam kunjungannya tim pusat ini didampingi pihak Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Syarifah S.Sos M.Si, Sekcam Batu Lanteh Sahabuddin SAP, Kades Klungkung, Camat Rhee Ir Muis dan Kades Rhee.

Syarifah S.Sos M.Si, Kabid Banjamsos Disos Sumbawa
Syarifah S.Sos M.Si, Kabid Banjamsos Disos Sumbawa

Kepala Dinas Sosial Sumbawa melalui Kabid Banjamsos, Syarifah S.Sos M.Si yang dikonfirmasi kemarin mengatakan, kedatangan tim pusat ini untuk melakukan uji petik terhadap peserta PKH. Kegiatan ini dilakukan mengingat kohor PKH di Kabupaten Sumbawa Tahun 2012—2017 akan terjadi masa graduasi. Karena itu sejak saat ini pemerintah pusat mempersiapkan suatu program yaitu KUBe (Kelompok Usaha Bersama) PKH yang bertujuan agar peserta PKH nantinya bisa mandiri ketika dilepas dari kepesertaan PKH. KUBe ini akan dibentuk oleh pendamping yang sudah ditunjuk dan ditetapkan kepengurusan guna memudahkan pelaksanaan, pemantauan, pembinaan dan evaluasi.

Baca Juga  Gubernur NTB Ajak BI Wujudkan Industrialisasi

Untuk diketahui sebut Ipok—sapaan akrab pejabat enerjik ini, sebanyak 1.386 KSM yang terbagi dalam 139 kelompok masing-masing berisi 10 orang. Per kelompok akan mendapat bantuan KUBe sebesar Rp 20 juta. Nantinya kelompok di tiga kecamatan ini membutuhkan sedikitnya 14 orang pendamping. Sementara saat ini untuk tiga kecamatan tersebut terdapat 7 pendamping sehingga disiasati dengan cara mengambil pendamping dari wilayah yang pendampingannya dekat atau yang sanggup melakukan dampingan dengan tidak mengganggu tugas pokok sebagai pendamping di wilayah kecamatannya. “Pendamping yang ditunjuk ini adalah pendamping PKH itu sendiri,” katanya.

Untuk tahap awal bantuan KUBe ini dialokasikan untuk tiga kecamatan yaitu Batu Lanteh terdiri dari 6 desa yaitu Klungkung, Bao Desa, Batu Dulang, Batu Rotok, Tangkam Pulit dan Tepal. Kecamatan Rhee terdiri dari Desa Luk, Rhee, Rhee Loka, dan Sampa. Serta Kecamatan Lunyuk terdiri dari Desa Emang Lestari, Jamu, Lunyuk Rea, Padasuka, Perung, dan Suka Maju. “Insha Allah tahun ini juga program diluncurkan,” ucapnya.

Sejauh ini pendamping tengah melakukan pengisian instrument verifikasi pengembangan penghidupan berkelanjutan (P2B) bagi calon penerima bantuan KUBe PKH yang telah ditetapkan Kementerian Sosial RI. Data ini harus sudah dikirim ke Kemensos paling lambat 18 Mei 2015 mengingat tahap berikutnya yaitu pembentukan kelompok, penyusunan proposal, dan pembukaan rekening harus sudah diselesaikan, sehingga bantuan ini segera direalisasikan.

Baca Juga  KPPU Dukung Pengembangan UMKM di NTB

Ditegaskan Ipok, keberhasilan tiga kecamatan ini sangat menentukan keberlanjutan program ini ke kecamatan lainnya. Apabila program ini tidak berhasil maka kemungkinan akan ditinjau ulang. “Mari kita kawal dan pastikan program pemerintah ini terus berlanjut dalam rangka memutus mata rantai kemiskinan,” ajaknya. (*)

BPSK dukacita dukacita bankntb