PMI Jangan Bebankan Masyarakat Mencari Darah

oleh -0 views
Raker PMI Kabupaten Sumbawa, Rabu (14/5)
bankntb

Sumbawa Besar, SR (11/05/15)

Sebagian besar masyarakat pasti membutuhkan donor darah apakah untuk dirinya ataupun keluarganya yang menderita sakit. Biasanya untuk mendapatkan darah di PMI masyarakat menemui kesulitan. PMI kerap mengaku kekurangan stok darah atau golongan darah yang dibutuhkan tidak tersedia sehingga terpaksa pasien mencari orang yang ingin mendonor. Selain itu masih muncul pertanyaan apakah pasien BPJS masih harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan darah. Inilah yang menjadi dasar Komisi IV DPRD Sumbawa mengundang pihak PMI Kabupaten Sumbawa untuk dimintai klarifikasi dalam pertemuan yang digelar di ruang Komisi IV DPRD Sumbawa, Senin (11/5).

Andi Rusni SE, politisi Gerindra dan Ketua II PMI
Andi Rusni SE, politisi Gerindra dan Ketua II PMI

Menanggapi hal itu, Ketua II PMI Kabupaten Sumbawa, Andi Rusni SE yang kebetulan salah satu komisioner Komisi IV DPRD Sumbawa, menegaskan pasien BPJS gratis dalam memperoleh darah di PMI dan tidak ada istilah untuk tidak dilayani. Ketika ada pasien yang membutuhkan darah, PMI wajib mencarinya tanpa harus memberatkan pasien atau keluarganya. “Kalau masih ada petugas PMI yang tidak memberikan pelayanan seperti yang kami kemukakan ini, lapor ke saya,” tegas Andis.

Jaminan Andis ini disambut positif Jubir Komisi IV, Ahmadul Kusasih SH. Ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan memperoleh darah di PMI. Ketika masyarakat mencari darah di luar karena PMI berdalih kehabisan stok, tentu membutuhkan biaya. “Inilah yang tidak boleh terjadi, PMI harus memberikan pelayanan terbaik dan tidak memberatkan masyarakat yang membutuhkannya,” demikian Ahmadul. (*)

Baca Juga  Calon Wakil Bupati Terpilih Jadi Tersangka Tipilu

 

iklan bapenda