Dokter Spesialis Minim, Stok Obat Habis

oleh -0 views
bankntb

Dewan Hadirkan Dirut RSUP Abdul Kadir Manambai

Sumbawa Besar, SR (11/05/15)

amdal

Kondisi RSUP Abdul Kadir Manambai sungguh memprihatinkan. Selain kurangnya sumberdaya manusia terutama dokter spesialis, juga tidak tersedianya stok obat. Padahal keberadaan obat ini menjadi sesuatu yang sangat urgen bagi pelayanan kesehatan. Akibatnya pasien apakah tidak mampu ataupun peserta BPJS harus merogoh kocek untuk membeli obat sendiri meski uang yang dikeluarkan akan diganti kemudian. Kondisi tersebut menjadi perhatian Komisi IV DPRD Sumbawa selaku komisi yang menangani bidang kesehatan.

Juru Bicara Komisi IV, Ahmadul Kusasih SH mengakui pelayanan di RSUP Abdul Kadir Manambai kerap dikeluhkan pasien dan keluarganya. Menurutnya, rumah sakit ini dinilai tidak pantas menjadi rumah sakit rujukan karena sejumlah dokter spesialis tidak tersedia. Yang memprihatinkan lagi, masyarakat yang membutuhkan pelayanan harus membeli obat di luar karena stok obat di rumah sakit tersebut tidak tersedia. “Sejak Januari sampai sekarang obat di rumah sakit itu tidak tersedia,” kata politisi Golkar yang dikenal dekat dengan kalangan pers ini.

Kehabisan obat ini sejak pergantian Dirut RSUP Abdul Kadir Manambai, dari dr Tri Waluyo kepada dr H Syamsul Hidayat. “Dirut yang baru harus pontang-panting mencari pinjaman obat kesana-kemari. Terkadang pasien diminta membeli obat di luar meski uangnya diganti belakangan,” ungkap Ahmadul yang mengaku sudah meminta klarifikasi Dirut RSUP. Karenanya Ia meminta manajemen setempat untuk meningkatkan pelayanan dan tidak menimbulkan persoalan yang merugikan pasien atau masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Baca Juga  Polsek Plampang Gelar Aksi Bersih Lingkungan Cegah Corona dan DBD

Dirut RSUP Abdul Kadir Manambai, dr H Syamsul Hidayat tidak menampik kondisi yang mendera rumah sakit yang dipimpinnya sejak Januari lalu. Untuk pengadaan obat ini harus melalui system penganggaran (DPA) dan melalui proses tender. Namun demikian proses tersebut sudah dimulai di propinsi dan tidak lama lagi kebutuhan obat-obatan segera terpenuhi.

Kemudian soal sumberdaya manusia, Dokter Dayat—sapaan akrab mantan Dirut RSUD Sumbawa, mengaku bulan depan aka nada tambahan dokter spesialis yaitu Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Bedah, Spesialis Anak, Spesialis Syaraf dan Spesialis Paru-paru. “Semoga dengan kehadiran dokter-dokter ini pelayanan di rumah sakit yang kami pimpin dapat ditingkatkan. Dan kami akan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

iklan bapenda