Genderang Pilkada Sumbawa Mulai Ditabuh

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (10/05/15)

Suara “toto rantok” yang dipukul Wakil Bupati Sumbawa dan anggota Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) serta jajaran KPU Sumbawa menandai resmi dimulainya proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa periode 2015—2020. Pemukulan alat peninggalan Budaya Samawa ini merupakan bagian kegiatan launching Pilkada yang dilaksanakan di halaman Kantor KPU Sumbawa, Sabtu (9/5) kemarin. Hadir dalam kegiatan itu, selain Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Arasy Muhkan, dan unsur FKPD, juga Ketua KPU NTB, L Aksar Ansori, pimpinan DPRD, Pimpinan Partai Politik, Anggota Panwaslu, sejumlah pejabat dan pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Sumbawa.

amdal
Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag
Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag

Dalam kesempatan itu Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag mengatakan, launching ini awal resminya jadwal pelaksanaan tahapan pilkada. Menurut rencana Pilkada Sumbawa digelar 9 Desember 2015. Artinya tersisa 215 hari lagi, wajib pilih melakukan pencoblosan di sejumlah TPS. “Kami harap launching ini menjadi awal yang baik dalam melaksanakan setiap tahapan Pilkada,” katanya.

Syukri mengakui sudah ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Dewan Kesenian Daerah di antaranya sayembara maskot Pilkada, sayembara jingle pilkada, lomba cipta dan baca puisi serta lawas. “Kegiatan ini diprogramkan untuk sosialisasi pilkada tahap awal,” imbuhnya.

KPU Launching Pilkada 4Sementara itu Ketua KPU NTB, L Aksar Ansori menilai berbagai kegiatan yang dilaksanakan KPU Sumbawa seperti jingle, lawas dan baca puisi memiliki pesan yang sangat mendalam agar pelaksanaan pilkada di Sumbawa bersih, berintegritas, dan menghasilkan pemimpin terbaik.

Baca Juga  Nurdin Ranggabarani Gelar Reses di 6 Titik

Untuk diketahui, ungkap Lalu Aksar, pelaksanaan Pilkada saat ini hanya satu putaran. Karena itu diyakini eskalasi politik pasti akan meningkat. Untuk itu Ia mengingatkan proses pelaksanaannya harus bersih dan berintegritas. “Jangan sampai ada praktek politik jual beli suara,” ucapnya.

Pilkada Sumbawa 2009 Teraman

Di bagian lain, Ketua KPU NTB ini memuji pelaksanaan Pilkada Sumbawa 2009 lalu. Pesta demokrasi yang melahirkan pemimpin daerah, Drs H Jamaluddin Malik—Drs H Arasy Muhkan ini adalah yang teraman di wilayah NTB. Meski dilaksanakan pemilihan dalam tiga putaran, namun berjalan aman dan lancar. Memang saat itu diakuinya terjadi gugatan di MK. Meski di dalam ruang sidang berdebat tapi setelah selesai sidang para pihak yang bersengketa melakukan foto bersama. Ini menandakan bahwa demokrasi di daerah ini sangat matang dan sehat. “Saya berani katakan Pilkada Sumbawa 2009 paling aman di NTB dan Indonesia. (*)

iklan bapenda