Munas III DWP Sumbawa Ajang Perkuat Peran Perempuan

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (06/05/15)

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumbawa menggelar Musyawarah Nasional  (Munas) III di Gedung Wanita Sumbawa Rabu (6/5). Kegiatan tersebut diikuti 213 orang peserta yang terdiri dari pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten, utusan Dharma Wanita Persatuan Unit Kerja, dan Utusan Dharma Wanita Persatuan Kecamatan. Sebagai narasumber dalam kegiatan Munas yang dilaksanakan oleh panitia yang diketuai Lilik Herawati Iskandar, yaitu Kepala Kesbangpoldagri dan Kepala BKPP Kabupaten Sumbawa.

DWP Munas 1Ketua DWP Kabupaten Sumbawa, Tuti Hernawati Rasyidi dalam sambutannya menyampaikan, terselenggaranya Munas III Dharma Wanita ini untuk terwujudnya organisasi istri pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dalam memperkuat peran serta perempuan untuk membangun bangsa. Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi yang menghimpun istri–istri pegawai Aparatur Sipil Negara dalam berbagai bidang, di antaranya bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan lainnya.

Dalam kesempatan itu Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemda Sumbawa yang mendukung dan membiayai kegiatan Dharma Wanita Persatuan. Ia berharap dukungan ini tidak pernah berhenti karena keberadaan DWP untuk kemajuan pembangunan daerah, terutama pembangunan sumber daya perempuan kiranya tetap mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

DWP Munas 2Dra Hj. Masdalifah Arasy Muhkan selaku penasihat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa menambahkan secara kodrati, kaum perempuan memiliki tanggung jawab mengandung anak dan secara intuisi bertanggung jawab memelihara dan mengantar generasi baru tersebut ke masa depan yang lebih baik. Namun demikian, perempuan dan laki-laki tidak hanya memiliki perbedaan yang mendasar, tetapi juga memiliki beberapa persamaan. Untuk itu keduanya mutlak menjalankan tugas dalam kehidupan keluarga dan masyarakat secara bersama-sama dan terpadu dalam menciptakan manusia yang berkualitas. Harapannya, kepada seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa, agar dalam menyusun rencana program kerja dapat memperhatikan beberapa hal, di antaranya, keberadaan organisasi dharma wanita persatuan bukan hanya sekedar organisasi wanita yang menopang keberhasilan tugas suami, melainkan harus dapat menjadi motor penggerak bagi organisasi-organisasi wanita lainnya. Dalam menjalankan tugasnya, DWP diharapkan tidak hanya melakukan pembinaan kepada anggotanya, harus bisa membuat terobosan-terobosan baru dalam bentuk kegiatan nyata yang bisa berdampak langsung maupun tidak langsung bagi kemajuan peranan kaum perempuan dalam masyarakat. Membangun kemitraan dan kerjasama dengan organisasi-organisasi lain dalam masyarakat luas adalah salah satu contoh kegiatan yang dapat dilakukan. Dharma wanita persatuan perlu juga bekerja keras untuk membudayakan sikap dan perilaku sehari-hari berdasarkan nilai-nilai kehidupan yang luhur, seperti kesetiakawanan sosial, kewajaran, serta keterbukaan dan partisipasi sosial yang berwawasan kebangsaan, yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok, atau golongan. Sebagai kaum wanita dan sebagai anggota Dharma Wanita yang mempunyai peran ganda baik sebagai seorang ibu maupun sebagai isteri pendamping suami diharapkan agar menjadi pendamping yang baik serta harus dapat memberikan dorongan semangat dan dukungan moril kepada sang suami untuk dapat melaksanakan tugas yang telah dipercayakan kepadanya dengan sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya.

Baca Juga  Tennis Kapolres Sumbawa Cup Digelar

Sementara itu Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik dalam arahannya berharap agar kegiatan Munas III menghasilkan program kerja yang bisa menyentuh kepentingan organisasi dan masyarakat. Peran perempuan kedepannya akan lebih strategis, karenanya kesetaraan gender jangan hanya menjadi retorika, tetapi juga direalisasikan. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa menjadi organisasi profesional, tidak hanya untuk anggotanya, tetapi juga untuk mewujudkan masyarakat yang berkualitas. “Ketika kita tidak profesional, kreatif, dan inovatif, maka Pemerintah Daerah akan lumpuh. Ketika Pemerintah Daerah tidak cerdas dan peka terhadap kebutuhan masyarakat, maka tantangan–tantangan yang ada akan memecah persatuan,” ujarnya.

Dharma Wanita Persatuan diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang kreatif dan inovatif yang bisa memenuhi kebutuhannya secara mandiri. “Kemajuan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama untuk menjadikan Kabupaten Sumbawa yang lebih baik,” demikian JM. (*)

 

iklan bapenda