Kembangkan Minat Baca Melalui Lomba Bercerita

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (05/05/15)

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kabupaten Sumbawa kembali menggelar Lomba Bercerita, Pemilihan Duta Baca dan Lomba Menggambar tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2015. Kegiatan bermanfaat yang digelar di halaman Kantor Arpusda, Selasa (5/5) tadi, bertujuan untuk mengembangkan minat dan budaya baca.

amdal

Kepala Kantor Arpusda, Syahril M.Pd menyampaikan bahwa kemampuan dan kegemaran membaca merupakan modal dan faktor penting dalam penyelenggaraan pendidikan (formal, informal, dan nonformal), serta pembangunan masyarakat untuk hidup lebih cerdas, berwawasan luas dan tangkas dalam menghadapi peluang dan tantangan di era ekonomi global. Pembudayaan kegemaran membaca pada satuan pendidikan tidak mudah dan juga tidak susah. Upaya pembudayaan membaca harus ditanamkan dan dilatih pada anak–anak sedini mungkin serta dilakukan secara komunikatif. Penanganan budaya baca ini lanjut Syahril, tidak cukup hanya oleh guru atau komunitas di sekolah, tapi peran orang tua, masyarakat lingkungan, pemerintah dan lembaga swasta yang peduli juga menjadi faktor sangat penting. “Di samping meningkatkan dan menumbuhkembangkan kegemaran membaca melalui berbagai bacaan dan media yang tersedia, juga meningkatkan apresiasi siswa/siswi terhadap kesusastraan, menjaring dan menciptakan siswa/siswi yang berbakat serta berkualitas serta memiliki jiwa saing kompetitif, maupun menanamkan kecintaan dan minat anak terhadap buku– buku sastra, cerita–cerita rakyat dan sejarah daerah, serta memberikan pemahaman tentang nilai luhur budaya daerah, dan menanamkan kecintaan dan minat serta menumbuhkembangkan kegemaran membaca di perpustakaan,” terangnya.

Baca Juga  Pelatihan PKS SMK PGRI 3 Badung “Kegiatan Berkesinambungan”

Lomba bercerita 1Untuk diketahui, Peserta lomba bercerita diikuti 44 orang dari 25 sekolah, lomba pemilihan Duta Baca 30 orang dari 15 sekolah, dan lomba menggambar diikuti 200 orang. Lomba tersebut akan dilaksanakan 5 Mei hingga 9 Mei 2015.

Wakil Bupati Sumbawa Drs H Arasy Muhkan berharap hasil dari berbagai lomba ini dapat dirangkum dalam sebuah buku untuk dijadikan bahan bacaan sehingga tiap tahunnya diperoleh satu atau dua buah buku dari hasil cerita–cerita yang ada. “Tanpa membaca kita buta dan tuli, jadi kita harus memiliki semangat yang besar untuk membaca agar kita tidak meraba dalam kegelapan,” ucap Haji An, sapaan akrabnya.

Wabup juga menyampaikan, membaca tidak saja menjadi sesuatu yang wajib, tetapi agar menjadi gemar dan semangat membaca. Demikian dengan bercerita, banyak cerita rakyat dari Sumbawa yang hampir punah dan tidak pernah didengar lagi oleh generasi muda sekarang. “Kami minta generasi muda sekarang bisa lebih mencintai cerita rakyat dengan dukungan dan dorongan dari orang tua, guru, pemerintah, dan masyarakat, dengan cara mengemas cerita rakyat menjadi cerita anak yang lebih menarik dengan menggunakan bahasa lokal yang mudah dicerna,” pintanya. (*)

iklan bapenda