RSUD Siap Tangani Ruang VIP “Tidak Layak”

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (03/05/15)

Inilah Ruang VIP RSUD Sumbawa setelah Didesain Interior
Inilah Ruang VIP RSUD Sumbawa setelah Didesain Interior

Kondisi ruang VIP RSUD Sumbawa terbilang kumuh. Sebagian besar ruangan terkesan tanpa pemeliharaan dan disediakan apa adanya. Padahal untuk sewa kamar semalam sekian kali lipat dari ruangan lainnya. Bayangkan hampir semua fasilitas yang ada terkesan menjadi pajangan. Misalnya televisi yang tidak nyala, ada ruangan VIP yang AC-nya mati dan parahnya lagi kursi sofanya hancur lebur. Hanya satu kenyamanan yang dirasakan pasien dan keluarga adalah berada sendiri dalam satu ruangan tanpa ada pasien lain. Kondisi VIP seperti ini menjadi tolok ukur pelayanan bagi masyarakat. Ketika kondisi ruang VIP-nya hancur lebur dan tidak mendapat perhatian, apalagi dengan ruangan lain yang standar kelasnya berada jauh di bawah. Ini sungguh ironis di tengah upaya peningkatan pelayanan yang terus digaungkan selama ini.

amdal

Direktur RSUD Sumbawa, dr Selvi yang dikonfirmasi kemarin mengakui kondisi VIP. Sejak dia menjabat sebagai Dirut RSUD Tahun 2014 lalu, anggaran untuk perbaikan atau pembenahan ruang VIP di dalam DPA sudah habis. Untuk mengatasinya pihaknya sudah mengusulkan dalam APBD-P melalui dana BLUD. Untuk VIP 1—5 semua sofa yang rusak akan diganti dengan yang baru. Sedangkan VIP 6—8 akan didesain interior, semua ruangan dibenahi dan disulap seperti kamar hotel berbintang, kecuali VIP 9 yang sudah ditangani sebelumnya. “Semua akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” kata pejabat lajang ini.

Baca Juga  FILANTRA Bantu APD untuk Tenaga Kesehatan di Sumbawa

Didampingi Kabag TU, H Ahmad S.Sos, dr Selvi juga memberikan klarifikasi mengenai pelengkap ruangan yang dituding hanya sebagai pajangan. Televisi memang tidak diaktifkan karena layanan TV kabel tidak berfungsi padahal iuran selama setahun sudah dibayarkan kepada pengelola TV kabel tersebut. Kemudian mengenai AC, diakui mengalami kerusakan ini terjadi akibat naik turunnya tegangan listrik PLN. “Bukan hanya AC, tapi trafo kami terbakar dan genset rusak karena kondisi listrik PLN yang tidak stabil. Sekarang mesin genset dan trafo yang kami miliki sedang ditangani PLN,” akunya. Meski demikian, RSUD tetap komit untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Untuk mewujudkannya tidak bisa dilakukan sekaligus namun secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran daerah. (*)

iklan bapenda