Sikapi Banjir di Tiga Kecamatan, Pemda Gelar Rakor

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (30/04/15)

Banjir Bandang yang menerjang beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Sumbawa belum lama ini mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Ini ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Bencana yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Drs H Rasyidi didampingi Asisten Perekonomian Pembangunan di Kantor Bupati, Rabu (29/4)

amdal

Banjir Moyo Lopok 1Dalam rapat yang dihadiri beberapa Kepala SKPD terkait seperti BPBD, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas PU, Dinas Sosial, Bappeda, KKP, Bagian APP dan LPBJ, dan Bagian Administrasi Pemerintahan, Sekda meminta SKPD menyiapkan antisipasi bencana jangka pendek dan jangka panjang. Selain itu SKPD terkait juga diminta menyiapkan program perencanaan tanggap darurat yang komprehensif. “Kami minta laporan kejadian bencana dapat dikoordinasikan dengan baik,” harapnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs H Muhammading M.Si menyebutkan hasil peninjauan lokasi bencana yang dilakukan belum lama ini dapat menjadi dasar pemberian bantuan. Selain itu, perbaikan sarana publik harus segera dilakukan. Ia juga meminta Kadis Kesehatan selalu memantau sanitasi dan kesehatan sekitar lingkungan daerah yang terkena bencana.

Dalam rakor tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa Ir Mukmin M.Si menyampaikan kronologis kejadian bencana Banjir dan tindakan tanggap darurat yang telah dilakukan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Lape, Lopok, dan Moyo Hilir. Sedangkan Kadis Diknas Sudirman Malik S.Pd, melaporkan sejumlah sekolah di tiga kecamatan itu dan penanganannya sehingga kegiatan belajar mengajar telah berlangsung seperti biasa.

Baca Juga  DPP Nasdem: Haji Saat Dipilih Karena Kehendak Rakyat

Demikian dengan laporan Kadis Pertanian yang diwakili Sekretaris Dinas bahwa banyak hasil panen warga yang hanyut, namun lahan pertanian tidak mengalami kerusakan berarti. Di tempat yang sama Kadis Kesehatan Drs Didi Darsani A.pt mengatakan, pihaknya telah menyiapkan posko kesehatan di sekitar area bencana. Sejauh ini belum ada gejala wabah penyakit pasca bencana banjir bandang yang terjadi di tiga kecamatan itu. (Jen)

iklan bapenda