Staf Kecamatan dan SKPD Dilatih Jadi MC

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (27/04)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sumbawa menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Master of Ceremony (MC). Kegiatan yang digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati, Senin (27/4) ini,  diikuti 125 orang peserta utusan dari seluruh kecamatan dan SKPD.

amdal
Canat Alas Barat, Iwan Sofian S.Sos Didampingi dua MC top
Camat Alas Barat, Iwan Sofian S.Sos Didampingi dua MC top

Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa, Rachman Ansori M.SE melaporkan bimbingan tekhnis ini digelar berdasarkan peraturan perundang–undangan No. 10 Tahun 2010 tentang Keprotokolan. Dalam Bimtek tersebut menghadirkan narasumber Sriati Suud yang merupakan MC senior. Harapannya, dengan adanya Bimtek ini, masing–masing SKPD dan kecamatan bisa menjadi lebih mandiri, dan mengimplementasikan ilmu yang diperolehnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa Drs H Muhammading, M.Si mengatakan, Bimtek ini bertujuan untuk memperlancar tugas–tugas keprotokolan dalam suatu acara, upacara, atau kegiatan. Melalui kegiatan itu dapat menghasilkan output yang menjadi harapan bersama. Protokol adalah etiket berdiplomasi dan urusan negara. Sebuah protokol adalah sebuah aturan yang membimbing bagaimana sebuah aktivitas selayaknya dijalankan terutama dalam bidang diplomasi. Protokol membahas kebiasaan yang layak diterima umum dalam masalah negara dan diplomasi, seperti menunjukkan rasa hormat kepada kepala negara, diplomat utama, dalam urutan kronologikal dalam pengadilan, dan lain sebagainya.

MC 2Haji Ading sapaan akrabnya juga menambahkan pentingnya keberadaan protokol dalam sebuah lembaga karena ikut menentukan terciptanya suasana yang mempengaruhi keberhasilan suatu acara. Selain itu, keberadaan protokol adalah untuk menciptakan tata pergaulan yang mendekatkan antara suatu lembaga dengan lembaga lainnya dan dapat diterima oleh semua pihak, serta terciptanya ketertiban dan rasa aman dalam menjalankan tugas. Meski demikian, keprotokoleran sudah memiliki aturan yang baku, seorang protokol harus bisa bersikap fleksibel menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan. Seorang staf protokol juga harus memiliki keterampilan di dalam pelaksanaannya dan lebih pentingnya lagi harus memiliki etika yang baik agar mampu menjadi protokol yang baik.  Setelah dibuka, kegiatan bimtek tersebut diisi dengan penjelasan secara teori dari narasumber tentang tatacara membawa acara dengan baik dan benar, serta praktek menjadi MC. (jen)

 

iklan bapenda
Baca Juga  Wagub NTB Hadiri Peluncuran Proyek Pendidikan Berkelanjutan