Saksikan !! Pacuan Kuda Terbesar Kembali Digelar

oleh -30 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (28/04)

Masyarakat Sumbawa kembali mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan kehebatan kuda-kuda top dari berbagai daerah di tanah air. Sebab lomba pacuan kuda tradisional Sumbawa terbesar di Indonesia bagian timur akan kembali digelar di Kerato ‘Angin Laut’ Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa. Dipastikan ribuan orang akan datang menyaksikan event yang mulai dilaksanakan pada 29 April hingga 10 Mei 2015. Bahkan saat ini ratusan kuda sudah tiba di pinggir arena milik Dr Zulkieflimansyah M.Sc ini di antaranya berasal dari Pulau Lombok, KSB, Sumbawa, Dompu, Bima, Kalimantan Selatan, Jakarta, Bali dan NTT. Tentunya hal ini menjadi peluang bagi geliatnya perekonomian masyarakat setempat, karena event tersebut memberikan multiplier effect yang sangat positif. Pacuan kuda ini dapat dinilai sebagai event pariwisata unggulan. Sebab pariwisata tidak hanya didefinisikan sebagai hiburan tapi merupakan cluster industry yang melibatkan banyak aktivitas bisnis yang saling berkaitan. Di tempat itu akan muncul pedagang, restoran, penginapan, hiburan, rental mobil, dan berbagai aktivitas yang berkelindan. Pemda Sumbawa harus jeli melihat peluang tersebut.

Para Joki Cilik Bertarung
Para Joki Cilik Bertarung

Di event pacuan kuda trasional ini setiap hari ribuan orang akan datang, menghabiskan siang hari dengan pacuan kuda, dan malam hari dengan hiburan di lokasi setempat dengan nyanyian dan acara lain yang sangat memikat. Ribuan tamu yang datang dari berbagai daerah baik sebagai peserta maupun penonton adalah turis-turis local yang sangat penting dibandingkan turis asing. Dapat dibayangkan turis lokal yang memiliki dampak ekonomi sangat besar tersebut oleh Pemda dapat disuguhi tarian dan berbagai atraksi daerah ini yang menawan sehingga nama Sumbawa menjadi mampis. “Saya rasa event ini berdampak ekonomi, karena merupakan pariwisata yang hakiki yang harus disambut dengan hangat,” Wirawan—salah seorang peserta perlombaan.

Baca Juga  Proses Penyelidikan Alot, Pengusaha Kayu Rugi Ratusan Juta
Wirawan S.Si MT, Pemilik Nawacita
Wirawan S.Si MT, Pemilik Nawacita

Disinggung mengenai keikutsertaannya dalam lomba pacuan kuda ini, Wirawan yang juga salah satu pejabat Sumbawa ini mengaku akan menurunkan kuda terbaiknya. Kuda lokal yang diberi nama “Nawacita” itu akan turun di Kelas OA. Sebelumnya kuda ini menjadi finalis di Dompu dalam Lomba Pacuan Kuda Tambora Menyapa Dunia. Mengenai persiapan, dalam dua minggu ini Nawacita rajin latihan berenang di Pantai Saliperate, ditambah asupan gizi berupa susu dicampur air gula merah dan gula baso dari Lamenta Empang, serta Asam Jawa. Namun secara jujur Wirawan belum berharap banyak pada Nawacita di kejuaraan pacuan kuda kali ini, mengingat masa persiapan yang pendek dan kuda tersebut masih dalam tahap pembentukan fisik. Meski demikian dia berharap Nawacita dapat mengulang sukses Sang Diva dan Putri Bungsu—dua kuda miliknya yang sukses merebut trophy di berbagai event. “Target minimal saya berharap Nawacita masuk final atau berlaga sampai di hari akhir,” pintanya.

Pacuan final 2Untuk diketahui Lomba Pacuan Kuda akan memperebutkan 14 unit sepeda motor, 14 ekor sapi, 14 unit kulkas, 42 televisi berwarna dan uang tunai ratusan juta rupiah untuk juara umum.

Siapakah yang bakal meraih hadiah ini ? apakah kuda-kuda ternama masih berlaga ? sebut saja Perkasa milik Ny Herna Yuskina Kota Bima, Angin Tornado (Manca Langam), Selebritis (Arief Hartono), Cantik Bersinar (H Damhuji, Lamenta), Ratu Ayu (Sania, Bima), Dewantara (NY Rukmini, Sape Bima), Gadis Permata (H Ilham, Banjarmasin), Dua Dara (Christine, Denpasar), Gadis Villa (Milik Dr Zulkieflimansyah), Fajar (H Fatah, Maronge), Skyliner (Amigo, Sumbawa), Cewek Masa Kini (Ny Rukmini, Sape Bima), Hercules (Muhaidin, Bima), dan Nona (Bidan Tati, Moyo Utara). (Jen)

 

Baca Juga  Newmont Masuk Dalam Jajaran Terdepan Industri Pertambangan

 

iklan bapenda