KPPT Sumbawa Bentuk Klinik Perijinan

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (28/04/15)

Peran Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Sumbawa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat semakin dioptimalkan. Sejak pimpinan kantor berganti dan kini dijabat Wirawan S.Si MT, KPPT telah melakukan tiga kebijakan penting yang dapat dipandang sebagai sebuah langkah inovasi. Hal diakui Wirawan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/4). Salah satu dari kebijakan itu adalah Kepala KPPT telah menerbitkan SK Pembentukan Klinik Perijinan. Klinik ini bertujuan untuk memberikan layanan berupa bantuan kepada masyarakat untuk melengkapi berkas-berkas permohonan yang mungkin bisa diselesaikan segera tanpa harus pulang terutama bagi pemohon yang berasal dari kecamatan yang jauh dari ibukota kabupaten. “Misalnya ada masyarakat mengajukan permohonan. Setelah berkasnya diperiksa ternyata ada yang kurang sempurna, sehingga petugas kami yang akan membantu untuk memperbaiki kekurangan itu,” kata Wirawan. Menurutnya, layanan klinik perijinan ini sudah dilaksanakan di Dinas Perijinan Yogyakarta. Oleh Kemenpan, layananan ini dipandang sebagai kebijakan yang inovatif dan patut diikuti oleh daerah lain. Dan Sumbawa secara proaktif merespon dan segera mengadopsi kebijakan itu.

amdal

KPPT Perijinan 2Selain klinik perijinan, lanjut Wirawan, KPPT akan melakukan survey kepuasan masyarakat. Survey ini dilakukan dalam upaya untuk mendapatkan umpan balik dari masyartakat terkait kualitas pelayanan yang diberikan KPPT. Prakteknya, KPPT menyediakan quisioner berisi 9 pertanyaan untuk diisi masyarakat yang datang ke KPPT. Setiap bulan hasil quisioner tersebut akan diolah untuk mendapatkan angka tingkat kepuasan masyartakat terhadap layanan KPPT. Angka ini akan dipublikasikan sekaligus menjadi alat evaluasi bagi KPPT untuk meningkatkan kinerja. “Survey ini adalah salah satu rekom dari Ombudsman yang harus segera ditindaklanjuti. Selama ini survey belum pernah dilakukan secara konsisten sehingga tidak diketahui posisi kita di masyarakat, apakah layanan yang diberikan sudah mendatangkan kepuasan bagi yang dilayani atau belum,” ujar birokrat muda dan enerjik ini.

Baca Juga  Rehab Kantor Lurah Uma Sima Pasti Tahun 2016

KPPT Perijinan 1Kebijakan Kepala KPPT lainnya yang dinilai inovatif, adalah meningkatkan kompetensi SDM aparatur setempat. Kepala KPPT telah bersurat kepada pimpinan BNI Cabang Sumbawa untuk meminta bantuan trainer yang akan melatih staf KPPT terutama yang berada di garis depan pelayanan agar mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Rencananya pelatihan itu akan dimulai 9 Mei 2015, sistemnya langsung belajar sambil bekerja. “Kami ingin staf di sini (KPPT) mendapat informasi sekaligus mempraktekkan bagaimana cara melayani masyarakat secara excellent,” demikian Wirawan. (Jen)

 

iklan bapenda