Klinik Lawang Gali Sudah Tidak Terima Pasien

oleh -12 views
Klinik Lawang Gali Sumbawa
bankntb

Sumbawa Besar, SR (28/04)

Ijin gangguan (HO) Klinik Lawang Gali berakhir 27 April 2015. Namun hingga kemarin, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Sumbawa belum dapat merealisasikan permohonan perpanjangan ijin HO yang diajukan Heryanto selaku pemilik klinik tersebut. Sebab sejumlah warga di sekitar klinik yang telah beroperasi beberapa tahun yang lalu, menolak perpanjangan ijin HO tersebut. Artinya tanpa ijin HO, Klinik Lawang Gali tidak dapat beroperasi. Penolakan warga ini terungkap dalam pertemuan yang digelar di KPPT Sumbawa, Selasa (28/4) siang. Hadir dalam pertemuan yang dipimpin Kepala KPPT, Wirawan S.Si MT adalah perwakilan dari BPM-LH, Dinas PU, Satpol PP, Camat Sumbawa dan Lurah Brang Bara, serta 18 orang warga sekitar Klinik Lawang Gali. Sementara pemilik klinik, Heryanto tidak hadir meski telah diundang. Menurut informasi, Heryanto sudah beberapa minggu ini berada di luar daerah.

amdal

Kepala KPPT Kabupaten Sumbawa, Wirawan S.Si MT yang dikonfirmasi, menjelaskan, pertemuan itu dihajatkan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat serta alasan-alasan yang menyertai adanya penolakan tersebut. Dari pertemuan itu, warga secara bulat menyatakan sikap menolak perpanjangan ijin HO. Bahkan yang sebelumnya menyetujui, sekarang sudah ikut menolak. Terkait penolakan ini ungkap Wirawan, KPPT beserta SKPD terkait menyarankan agar pemohon (Heryanto) melakukan pendekatan dengan masyarakat sekitarnya jika ingin klinik tersebut tetap beroperasi. Pasalnya, dengan adanya penolakan itu tentu saja pemerintah belum dapat menerbitkan permohonan ijin HO. Karena salah satu persyaratan terbitnya ijin HO yaitu adanya persetujuan masyarakat. “Kami minta Heryanto selaku pemilik klinik (pemohon) untuk mengkomunikasikannya kembali. Kunci permasalahannya adalah sejauhmana pemohon dapat meyakinkan masyarakat akan keberadaan klinik terutama dalam pengelolaan dampak lingkungan dan manfaat bagi masyarakat sekitar. “Kami belum dapat memberikan ijin kalau belum clear and clean,”  kata mantan Kabag APP ini.

Baca Juga  Bupati Sumbawa: Main Jaran, Ajang Promosi Budaya Samawa   

Disinggung operasional Klinik Lawang Gali pasca habisnya masa ijin HO, Wirawan mengatakan pengelolanya sudah menghentikan aktivitas terutama menerima pasien. Hanya yang ada sekarang adalah menuntaskan penanganan pasien yang sudah ada.

Sementara itu pantauan wartawan media ini di Klinik Lawang, terlihat sepi. Biasanya halaman parkir dipadati sepeda motor atau mobil, dan petugas medis terlihat sibuk, namun kali ini aktivitas tersebut tidak tampak. Hanya yang ditemui di klinik tersebut adalah beberapa petugas administrasi yang duduk santai. Saat ditanya mengenai aktivitas klinik mereka enggan memberikan jawaban. Bahkan mereka sepertinya tutup mulut, meski wartawan hanya meminta nama Kepala Tata Usaha setempat. (jen)

iklan bapenda