Garuda Layani Penerbangan Sumbawa-Lombok Setiap Hari

oleh -13 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (21/4)

Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa dan sekitarnya. Pasalnya, Garuda Indonesia menambah jadwal penerbangannya dari Sumbawa—Lombok—Sumbawa. Sebelumnya perusahaan maskapai berplat merah ini melayani rute tersebut 4 kali dalam seminggu, kini bertambah menjadi setiap harinya.

amdal
Heri Darmawan, PLH GM Cabang Lombok
Heri Darmawan, PLH GM Cabang Lombok

Pelaksana Harian General Manager PT Garuda Indonesia Cabang Lombok, Heri Darmawan dalam jumpa persnya, Selasa (21/4), memastikan perubahan jadwal tersebut. Penerbangan yang berlangsung setiap harinya ini sudah dilakukan pada minggu pertama April kemarin. Garuda akan berangkat dari BIL pukul 12.40 dan tiba di Sumbawa 13.25 Wita lalu kembali terbang dari Sumbawa pukul 13.55 dan tiba di BIL pukul 14.35 Wita. “Kami ingin mendorong Garuda menjadi lebih dekat lagi dengan para pelanggan,” katanya.

Selain itu diharapkan kehadiran Garuda setiap harinya ini berdampak positif bagi pertumbuhan perekonomian di Sumbawa dan sekitarnya. Pasalnya keberadaan Garuda memiliki daya tarik tersendiri bagi para investor untuk berinvestasi di daerah ini.

Diakui Heri—sapaan singkatnya, sejak beberapa bulan beroperasi dan membuka rute ke Sumbawa, hasilnya tidak memuaskan. Ada beberapa indicator penyebab di antaranya schedule yang belum dapat diterima masyarakat, belum dibuka koneksitas dari Lombok—Surabaya atau Lombok—Jakarta, dan belum maksimal dalam mensosialisasikan produk Garuda Indonesia ke seluruh pelanggan di Sumbawa. Untuk konektivitas sementara ini (Lombok—Surabaya dan Lombok—Jakarta) menggunakan City Link yang merupakan anak perusahaan Garuda.

Baca Juga  RZ Salurkan 600 Duz Air dari Yayasan Sedekah Air Jakarta

Flight GarudaUntuk geliatnya penerbangan Garuda ke Sumbawa, Heri berharap adanya dukungan pemerintah daerah, masyarakat dan lainnya. Ketika arus penerbangan signifikan, Garuda akan mempertimbangkan untuk menambah jadwal penerbangan menjadi lebih dari satu kali sehari. “Tidak ada yang tidak mungkin selama kondisinya menguntungkan buat Garuda maupun Pemda,” cetusnya.

Jika sebaliknya kondisi penerbangan sepi, lanjut Heri, Garuda akan berpikir untuk menutup rute ke Sumbawa. “Kita akan lihat beberapa bulan ke depan, kalau secara ekonomi kurang menguntungkan atau terus menerus mengalami kerugian, kita akan tutup,” tandasnya. (*)

iklan bapenda