67 CPNS di Sumbawa Terima SK Pengangkatan

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (21/04)

Sebanyak 67 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada seleksi Tahun 2015 lalu, kini bernapas lega. Penantian panjang untuk menjadi PNS akhirnya terjawab. Sebab mereka telah menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS yang berlangsung di Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (21/4).

amdal

Penyerahan SK itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) kepada pelamar umum dan formasi khusus dokter.

Kepala BKPP Kabupaten Sumbawa, Drs H Hasan Basri dalam sambutannya mengatakan, SK pengangkatan yang diterima puluhan CPNS rangka mewujudkan PNS yang profesional, berkualitas, dan bertanggung jawab. Untuk itu diperlukan PNS yang berkompeten melalui sistem pengadaan yang baik dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, sesuai dengan kebijakan pemerintah soal pengadaan CPNS dari pelamar umum maupun formasi khusus dokter. Pengangkatan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan mengisi formasi yang lowong dimulai dari perencanaan, pengumuman, pelamaran, penyaringan, penetapan kelulusan, permintaan nomor identitas pegawai negeri sipil, hingga pengangkatan menjadi CPNS.

Untuk diketahui, dalam seleksi CPNS Tahun 2015, formasi pelamar umum yang ditetapkan oleh Menpan dan RB 56 formasi yang terisi 55 formasi dengan rincian 17 guru, 17 tenaga Kesehatan, dan 21 tenaga tekhnis/administrasi. Sedangkan 1 formasi tidak terisi yaitu jabatan guru teknik gambar bangunan karena tidak adanya pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi. Untuk formasi khusus dokter yang ditetapkan Menpan dan RB sebanyak 12 formasi yaitu 10 orang dokter umum, dan 2 orang dokter gigi.

Baca Juga  Peresmian Desa Wisata Gili Indah, Wagub: Semua Destinasi Harus Terintegrasi

Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah kabupaten Sumbawa Dr HM Ikhsan M.Pd mengatakan dengan penetapan CPNS, para pelamar telah melalui satu tahapan penting dan strategis dalam karirnya di masa mendatang. “Masih ada satu tahap lagi yang harus dilalui agar dapat menjadi pegawai negeri sipil penuh,” ujarnya.

Karenanya kepada para CPNS yang menerima SK pengangkatan diharapkan dapat menyiapkan diri untuk menjadi aparatur yang profesional, memiliki kompetensi di bidang tugasnya, serta sikap pengabdian dan kesetiaan kepada bangsa dan negara yang dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.

Kepada seluruh CPNS ditekankan menanamkan sikap mental dan perilaku yang penuh loyalitas, bermental baik, bermoral terpuji, sadar akan tanggung jawabnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Ada beberapa tuntutan masyarakat yang harus mampu dipenuhi oleh setiap aparat pemerintah. Yaitu bekerja dengan jujur, transparan, demokratis, penuh perhatian kepada masyarakat, dan bebas dari KKN. Dengan kata lain, aparat pemerintah harus mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, tanpa pilih kasih. Tuntutan-tuntuan demikian semakin mengemuka dewasa ini dibanding pada masa-masa silam dimana aparatur pemerintah masih dipandang dan ditempatkan dalam bingkai berpikir feodalistis-paternalistis yang menganggap pemerintah selalu berada pada pihak yang benar.

Peran aparat pemerintah sebagai abdi negara dan abdi masyarakat memiliki konsekuensi logis yaitu netralitas PNS dalam setiap agenda politik. Sebab dengan sikap netral, PNS dapat bekerja secara profesional, tanpa ada beban kepentingan politik praktis. Karena menjadi PNS sudah merupakan pilihan, maka setelah SK CPNS telah diterima, diharapkan agar tetap konsekuen dengan pilihan tersebut. “Tunjukkan komitmen dan tanggungjawab moral terhadap konsekuensi dari pengangkatannya menjadi CPNS di Pemerintah Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya. (*)

iklan bapenda