Gagal Landing, Penumpang Wings Air Semaput

oleh -13 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (20/04)

Pesawat Wings Air gagal mendarat di Bandara Sultan Kaharuddin Sumbawa, Senin (20/04) sore. Gagalnya landing salah satu maskapai penerbangan yang melayani rute Sumbawa–Lombok ini diduga akibat cuaca buruk.  Pesawat jenis ATR 72-600 yang hampir saja mendarat di bandara ini secara tiba-tiba membatalkannya dan kembali naik menuju Bandara International Lombok (BIL). Kondisi tersebut membuat 72 penumpang semaput. Pasalnya penerbangan kembali ke BIL Mataram ini harus menembus hujan deras disertai petir dan guntur yang bergemuruh.  Belum diketahui apakah gagalnya landing ini akibat pandangan pilot terhalang hujan deras yang mengguyur sejak pukul 15.30 hingga malam ini. Atau kondisi bandara yang becek sehingga dikhawatirkan landing pesawat tidak mulus dan tergelincir.

amdal

Rusdiana—salah seorang penumpang mengaku nyaris pingsan. Wings Air yang ditumpanginya dari BIL menuju Sumbawa ini terbang sekitar pukul 17.00 Wita. Penerbangan yang hanya 25 menit ini terasa sangat alot karena beberapa kali terjadi turbulensi akibat cuaca buruk. Sebanyak tiga kali pesawat Wings Air yang ditumpanginya berputar di atas Bandara Sultan Kaharuddin mencari posisi yang tepat untuk landing. Pesawat kemudian meluncur hendak mendarat, namun secara tiba-tiba naik dan pilot memutuskan untuk batal mendarat lalu kembali ke BIL. Kegelisahan pun menyelimuti para penumpang. Rasa takut dan was-was  mendera sepanjang perjalanan mengingat pesawat mengulang untuk menerobos cuaca yang sangat tidak bersahabat. “Saya seketika lemas, bahkan masih terasa ketika pesawat mendarat mulus di BIL,” aku Rusdiana.

Baca Juga  26 TKI asal Lombok Dinyatakan Selamat
Ahmad S.Sos Kepala Bandara Sultan Kaharuddin Sumbawa
Ahmad S.Sos Kepala Bandara Sultan Kaharuddin Sumbawa

Kondisi yang sama juga dirasakan Ahmad S.Sos—Kepala Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin yang menjadi penumpang pesawat tersebut. Menurutnya semua penumpang sangat panik setelah pesawat batal landing. “Secara manusia semua penumpang termasuk saya merasa takut dan gelisah” akunya.

Sampai saat ini dia tidak mengetahui secara pasti mengenai keputusan pilot membatalkan pendaratan pesawat di Bandaranya. Sebab dari pihak Wings Air belum memberikan klarifikasi kepada penumpang. Namun Ahmad—sapaan akrab pejabat ini menduga itu akibat cuaca buruk sehingga pilot tidak berani mengambil resiko.

Ia membantah dengan tegas batalnya Wings Air landing  karena basahnya bandara akibat guyuran hujan. Dikatakannya, Bandara Sultan Kaharuddin  sangat layak untuk didarati termasuk dari segi keamanan dan keselamatan penumpang.  Untuk Sementara mereka ditampung di sebuah hotel yang tidak jauh dari BIL. Rencananya mereka akan diterbangkan ke Sumbawa pada Selasa (21/4) besok sekitar pukul 06.00 Wita.  (*)

iklan bapenda