Kelapa “Mastutin” Sumbawa Dipatenkan Kementan RI

oleh -18 views
bankntb

Siap Dilepas ke Publik

Jakarta, SR (18/04)

Penelitian terhadap keunggulan kelapa dalam Sumbawa yang telah dilaksanakan selama 3 tahun (2012-2014) membuahkan hasil yang menggembirakan. Penelitian hasil kerjasama Balai Penelitian Tanaman Palma Kementan RI di Manado kerjasama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa dan Balai Pembenihan Tanaman Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi NTB ini berhasil masuk dalam Sidang Pelepasan Varietas Tahap I Tahun 2015 yang dilaksanakan oleh Badan Benih Nasional Kementerian Pertanian RI.

mastutin 1Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa, Drs H Muhammading M.Si di hadapan Ketua Tim Penilai Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan, Dr Ir Rasidin Azwar dan 18 anggota lainnya menyampaikan gambaran umum mengenai Kabupaten Sumbawa khususnya terkait dengan pengembangan potensi kelapa yang diprediksi akan mampu berproduksi lebih meningkat apabila varietas kelapa dalam Sumbawa ini telah dipatenkan dan dilepas ke publik oleh Kementerian Pertanian.

Kelapa dalam Sumbawa ini telah diberi nama “Mastutin” yang dalam Bahasa Sumbawa dapat diartikan dengan berproduksi tinggi secara terus menerus atau berkesinambungan. Pemilihan nama ini ungkap Muhammading, merupakan ide Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik yang disepakati bersama dan diusulkan untuk menjadi brand kelapa dalam Sumbawa.

mastutin 2Pada kesempatan yang sama Muhammading menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah khususnya Kementerian Pertanian beserta jajarannya yang telah menjadikan kelapa dalam Sumbawa sebagai obyek penelitian, evaluasi serta diusulkan untuk dipatenkan dan dilepas ke public, sehingga akan menjadi salah satu komoditas unggulan di masa mendatang.

Baca Juga  Bupati Harap Pasar Karang Dima Gunakan Konsep RTH

Ketua Tim Peneliti Kelapa Dalam Sumbawa, Dr Elsje T Tenda dari Balai Penelitian Tanaman Palma Kementan RI di Manado memaparkan secara panjang lebar tentang keunggulan kelapa dalam Sumbawa sehingga diusulkan untuk dilepas ke public menjadi komoditi unggulan baik mulai dari bibit sampai produksi. Kajian keunggulan kelapa dalam Sumbawa antara lain, batang tidak terlalu tinggi (pertambahan tinggi batang lambat), produksi buah banyak (diprediksi dapat menghasilkan kopra lebih dari 3 ton/hektar/tahun), dan tangkai tandan buah pendek sehingga kuat menahan buah yang banyak. Selain itu toleransi terhadap kekeringan tergolong tinggi (tahan dalam kondisi kering sampai 5 bulan).

Tim Penilai memberikan masukan maupun pertanyaan kepada Tim Peneliti terkait usulan. Pada closing statement Ketua Tim Penilai menyarankan kepada Peneliti untuk menyempurnakan dokumen usulan ditambah dengan Perencanaan Pembangunan Kebun Benih Induk Kelapa Dalam Sumbawa. Berdasarkan hasil keputusan Sidang Pelepasan Varietas Tahap I Tahun 2015 dinyatakan bahwa varietas kelapa dalam “Mastutin” dari Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat disetujui/dipatenkan dan dilepas ke public. Selanjutnya hasil Sidang Pelepasan Varietas Tahap I Tahun 2015 oleh Tim Penilai akan disampaikan kepada Menteri Pertanian RI untuk ditetapkan dengan keputusan menteri bersama dengan varietas lainnya yang ikut dinilai.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang didampingi Kepala UPT Balai Pembenihan Tanaman Perkebunan (BPTP) Dinas Perkebunan Prov. NTB Hamzah, S.TP, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Kehutanan dan Perkebunan Sumbawa Ir Edy Ismunandar, M.Si dan Kabag Humas Setda Sumbawa Rachman Ansori, MSE menyampaikan bahwa Mastutin akan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Sumbawa yang memiliki nilai ekonomi tinggi. (*)

Baca Juga  Bendungan Kerekeh Terganjal Pembebasan Lahan

 

iklan bapenda