Tarunawan Digeser, Haji Ibrahim Kadishutbun, Yahya Adam Staf Ahli

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (15/04)

Teka-teki siapa pejabat yang dimutasi terjawab sudah. Hal ini setelah sedikitnya 12 pejabat struktural di lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi dilantik Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Arasy Muhkan, Rabu (15/4). Para pejabat ini adalah Yahya Adam BA ditarik menjadi staf ahli bupati bidang hukum dan politik. Jabatan Kepala BPM PD yang ditinggalkannya diisi Tarunawan S.Sos yang baru tiga bulan menjabat sebagai Kadis Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun). Sebagai pengganti Tarunawan, Bupati Sumbawa menempatkan Ir H Ibrahim M.Si. Mantan Kadis Sosial ini sebelumnya mengisi jabatan staf ahli yang kini dijabat Yahya Adam.

amdal

Mutasi Jabat 1Selanjutnya Wirawan S.Si MT mendapat jabatan baru sebagai Kepala KPPT bertukar tempat dengan Zulkifli S.Sos yang kini menempati jabatan Kepala Bagian APP dan LPBJP. Nurhinsyah, S.IP.M.Si bergeser ke kantor ‘tetangga’ dari Sekretaris BPM PD menjadi Sekretaris Disporabudpar. Jabatan yang ditinggalkan Nurhinsyah diisi Imam Sopingi S.Sos yang sebelumnya menjadi Sekretaris Bappeda yang kini dijabat Abubakar S.Sos—mantan Sekretaris Disporabudpar.

Mutasi Jabat 2Zainal Arifin, S,Pt.,M.Si sebelumnya Kabid Perencanaan Pembangunan Ekonomi Bappeda bertukar tempat dengan Nurhikmah S.Pt sebagai Kabid Penempatan dan Perluasan Lapangan Kerja Disnakertrans. Kemudian Dian Shidarta ST bertukar kursi dengan kolega sekantornya di Dinas PU. Dian kini menjabat sebagai Kabid Tata Ruang menggantikan Muhammad Nur Hidayat ST yang kini menjabat Kabid Bina Marga.

Baca Juga  Bertambah Jabatan Eselon II yang Lowong di KSB

Wakil Bupati Sumbawa Drs H Arasy Muhkan dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik. Hal ini selaras dengan grand design reformasi birokrasi 2010-2025, bahwa upaya perbaikan birokrasi akan meliputi seluruh aspek manajemen pemerintahan yang difokuskan pada delapan area perubahan. Mutasi atau promosi jabatan merupakan bagian dari upaya mewujudkan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Dihimbau kepada semua pihak agar menanggapi mutasi dan promosi jabatan yang dilaksanakan secara wajar, karena hal ini adalah sebagai bentuk penyegaran yang memang sangat diperlukan guna menciptakan pola kerja yang lebih efisien dan tepat guna. Sebagai bagian dari proses dinamisasi, maka mutasi dan atau promosi jabatan akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya.

Mutasi atau promosi jabatan yang di laksanakan merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas aparatur dalam rangka mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa. Dalam melakukan reshuffle, senantiasa dipertimbangkan berbagai aspek dalam manajemen sumber daya aparatur dan juga mekanisme formal, guna menempatkan pejabat yang memenuhi syarat dan memiliki kompetensi untuk menduduki berbagai jabatan struktural dalam lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa. “Kami minta kepercayaan ini dapat diemban para pejabat yang baru dilantik dengan menunjukkan prestasi, dedikasi dan loyalitas yang tinggi,” pintanya. Kepada pejabat yang baru dilantik, Wabup juga menekankan agar semua benar-benar memahami road map reformasi birokrasi di Kabupaten Sumbawa untuk ditindaklanjuti dan diterapkan sesuai dengan porsi tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Baca Juga  Arahan Presiden untuk Pasukan Perdamaian RI: Hargai Budaya di Negara Setempat

Mutasi Jabat 3Di bagian lain Wabup Sumbawa menegaskan pentingnya menjaga sikap dan moralitas sebagai aparatur pemerintah yang profesional yaitu netralitas PNS dalam setiap agenda politik. Sebab dengan sikap netral seperti itu PNS dapat bekerja secara profesional, tanpa ada beban kepentingan politik praktis. “Satu hal yang harus diingat, bahwa jabatan sesungguhnya adalah sebuah amanah dan kepercayaan yang diberikan tidak hanya oleh atasan, namun juga merupakan amanah dan kepercayaan dari masyarakat,” pungkasnya. (*)

 

iklan bapenda