Bupati Sumbawa Kecewa dengan Panitia TMD

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (10/04)

Drs H Jamaluddin Malik, Bupati Sumbawa
Drs H Jamaluddin Malik, Bupati Sumbawa

Bupati Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik mengaku kecewa dengan kegiatan Dua Abad Tambora Menyapa Dunia (TMD) karena tidak melibatkan Pemda Sumbawa secara optimal. “Harusnya panitia kegiatan bisa menyerahkan sepenuhnya kepada daerah untuk menjamu para tamu dan peserta yang lewat, sehingga kami bisa berbuat maksimal, karena peserta Tambora Bike membawa bekal masing-masing. Bagi masyarakat Sumbawa ini aneh,” kata JM—akrab bupati disapa saat menyambut kedatangan 120 peserta Tambora Bike di Lapangan Pahlawan Sumbawa, Jumat (10/4).

amdal

Ia menilai panitia kegiatan tidak maksimal mempersiapkan perencanaan, padahal persiapan sudah dilakukan sejak dua tahun lalu mengingat tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan potensi daerah yang ada di Pulau Sumbawa. “Kalau koordinasi optimal dan dirancang dengan baik sesungguhnya amat efektif dan bermakna bagi daerah sehingga kabupaten/kota di Pulau Sumbawa terutama Sumbawa bisa berperan lebih besar dan optimal tidak sekedar menjadi penonton,” sesal JM.

Selain itu JM juga menyayangkan Kabupaten Sumbawa hanya dilalui padahal ini momentum yang seharusnya optimal untuk mempromosikan potensi daerah secara komprehensif, khususnya potensi wisata. “Kami hanya bisa menangkap tetesan yang tercecer karena semua tumpah ruah ke Dompu,” tambah JM.

Kendati demikian pihaknya tetap memfasilitasi kegiatan ini agar berjalan sukses. Seperti menjamu sarapan pagi para tamu meski hanya ‘say hello’. Kehadiran para tamu ini juga dimanfaatkan untuk mempromosikan produk unggulan Sumbawa sehingga berhasil terjual sebanyak 500 botol madu Sumbawa. “Ini tidak terencana, ini inisiatif kami menyediakan kebutuhan para peserta Tambora Bike,” ucap JM.

Baca Juga  Bupati Sumbawa Minta Kawal Program PKH

Ia berharap jika ada kegiatan serupa di masa mendatang, Pemda dapat dilibatkan secara maksimal sehingga gema kegiatan ini akan lebih besar dan pesertanya tidak hanya dari luar daerah, tapi masyarakat di Pulau Sumbawa bisa terlibat. Demikian dengan potensi daerah juga bisa dipromosikan, misalnya obyek wisata, kesenian dan kuliner. (*)

iklan bapenda