FEB UTS Gelar Festival Pasar Modal

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (06/04)

Ratusan peserta terlihat bersemangat mengikuti gelaran Festival Pasar Modal yang dilaksanakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa (FEB UTS). Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Wanita belum lama ini semakin special karena menghadirkan langsung pembicara dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Peserta yang mayoritas dari kalangan pelajar di Kabupaten Sumbawa ini mendapat kuliah umum gratis dari Deputi Komisoner Pengawasan Pasar Modal, Sarjito, dan Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Bali, I Gusti AG Alit Nityaryana. Tampak hadir pula pendiri UTS, Dr Zulkieflimansyah M.Sc.

Kuliah umum ini menurut Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTS, Abdul Hadi Ilman MPP, merupakan satu dari tiga kegiatan yang dilaksanakan dalam festival Pasar Modal tersebut.

Selain itu ada juga kegiatan Olimpiade Pasar Modal untuk siswa dan pelajar se Pulau Sumbawa serta lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat mahasiswa. “Total hadiah yang kita siapkan mencapai Rp 45 juta,” ujarnya.

Untuk olimpiade kegiatannya berupa cerdas cermat dan tes tulis. Sementara lomba karya tulis ilmiah mengangkat tema tentang pasar modal dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Khusus kuliah umum kata Hadi, peserta diberikan pemahaman tentang pasar modal hingga bagaimana cara mengelola dengan baik dan benar, hingga akhirnya mampu menjadi investor yang cerdas. Kegiatan ini menurutnya, sengaja melibatkan pelajar dan mahasiswa karena memang UTS ingin mengenalkan sejak dini tentang pasar modal agar mereka kelak paham dan mengerti tentang hal tersebut.

Baca Juga  Lombok Barat Juara Umum MTQ Provinsi NTB

Dilibatkannya OJK dalam kegiatan ini sambungnya, selain merupakan lembaga tertinggi negara yang mengawasi sektor keuangan, juga mitra strategis UTS. “Kegiatan ini baru pertama kali kita gelar. Insha Allah ini akan menjadi agenda rutin,” tandasnya.

Sementara itu, Deputi Komisoner Pengawasan Pasar Modal, Sarjito, mengakui pihaknya sangat terbantu dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan UTS ini, mengingat masih banyak masyarakat terutama mahasiswa dan pelajar yang belum mengetahui secara persis apa itu pasar modal. Dijelaskannya, ada banyak cara mensosialisasikan pasar modal ini salah satunya lewat Olimpiade dan Lomba Karya Ilmiah. Ia berharap UTS dapat terus mencari inovasi hebat agar dapat terus menjadi tujuan calon mahasiswa terbaik di seluruh negeri untuk mengenyam pendidikan di sana. “Kualitas UTS tidak perlu diragukan lagi. Sudah banyak prestasi tingkat internasional yang disabet,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda