Polisi Tangkap Pengutil HP di RSUD

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (31/03)

Kasat Reskrim IPTU Tri Prasetiyo
Kasat Reskrim IPTU Tri Prasetiyo

Fik (25) seorang tukang ojek diringkus Tim Buru Sergap (Buser) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa, kemarin. Warga yang tinggal di Desa Labuan Kecamatan Badas ini tertangkap karena diduga mencuri dua buah handphone milik pengunjung RSUD Sumbawa, seminggu yang lalu.

Saat itu Salehati (25) warga Desa Karang Dima yang merupakan keluarga salah seorang pasien RSUD tidur di bagian depan ruangan Zall Dalam. Kebetulan dua buah HP Nokia miliknya disimpan di bawah bantal. Ketika bangun tidur HP itu sudah hilang. Wanita inipun melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polres Sumbawa yang kemudian diselidiki Tim Buser. Penyelidikan ini cukup alot. Secara tak terduga, korban mendapat informasi ada seseorang yang ingin menjual handphone yang merknya serupa dengan HP miliknya. Untuk memastikannya korban pun berjanji kepada penjualnya dengan kesepakatan harga Rp 400 ribu. Namun sebelum bertransaksi, korban sudah menghubungi Tim Buser yang ikut memantau dari jarak yang tidak terlalu jauh. Ketika muncul penjual, polisi langsung meringkusnya. Ternyata benar HP yang dijual itu adalah milik korban. Dari hasil interogasi ternyata penjual itu bukan pelaku pencurian melainkan orang yang diminta bantuan untuk menjual. Polisi pun bergerak untuk menjemput tersangka di kediamannya.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Tri Prasetiyo, Selasa (31/3), membenarkan pengungkapan kasus pencurian tersebut. Hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya. Sebelumnya tersangka mengaku menjenguk keluarganya yang sakit dan tak sengaja melihat korban yang sedang tidur dengan HP menyembul dari balik bantalnya. Muncul niat tersangka lalu beraksi. Namun ketika dikroscek, ungkap Kasat Tri, ternyata tidak ada keluarga tersangka yang dijenguk. Bisa jadi ini modus atau mungkin tersangka mengantar temannya di RSUD. “Kami sudah menetapkannya sebagai tersangka dan ditahan untuk proses lebih lanjut,” demikian perwira low profil ini. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda
Baca Juga  Awasi Orang Asing, Dibentuk Tim PORA di Tiga Kecamatan