Dana Kapitasi Puskesmas Diusut Jaksa

oleh -1 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (30/03)

Dana kapitasi Puskesmas di Kabupaten Sumbawa Tahun 2013—2014 mulai diusut jaksa. Sejumlah pihak terus dilakukan pemanggilan oleh tim Kejaksaan Negeri Sumbawa sebagai upaya pengumpulan bukti dan keterangan. Seperti yang telah dilakukan yakni meminta keterangan sejumlah kepala UPT puskesmas dan bendahara.  Di antaranya kepala dan bendahara Puskesmas Empang dan Tarano, Senin (30/3).

amdal

Kajari Sumbawa melalui Kasi Intel, Eka Sabana Putra SH mengatakan pemanggilan sejumlah kepala puskesmas dan bendahara untuk dimintai klarifikasi mengenai dana kapitasi di puskesmas masing-masing. Klarifikasi ini penting untuk melihat permasalahan tersebut secara jelas. Jika ada indikasi maka penanganan kejaksaan memasuki tahap penyelidikan. “Kalau ditemukan dugaan penyimpangan kami tingkatkan ke penyelidikan,” kata Eka Sabana—akrab jaksa muda ini disapa.

Dijelaskan Eka, puskesmas di Sumbawa memiliki peserta BPJS dan BPJS mandiri. Dana kapitasi ini disalurkan dan dikelola melalui rekening BPJS yang besarnya untuk masing-masing puskesmas beragam. “Jumlah peserta BPJS di masing-masing puskesmas tidak sama sehingga besarnya dana juga berbeda-beda,” jelasnya.

Sejauh ini kejaksaan sudah meminta klarifikasi empat kepala dan bendahara puskesmas yaitu Lantung, Ropang, Lape, dan Lopok, serta kali ini Puskesmas Empang dan Tarano. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda
Baca Juga  Kapolres Minta RSUD Sumbawa Pasang CCTV