PPP Sumbawa Siap Jadi ‘Janda’

oleh -0 views
Nurdin Ranggabarani SH MH, Sekretaris DPW PPP NTB
bankntb

Sumbawa Besar, SR (29/03)

Figur yang akan menjadi bakal calon bupati/wakil bupati dan upaya saling lamar melamar dari satu parpol ke parpol lainnya kian mengemuka menjelang Pilkada Sumbawa. Bahkan ada yang mengklaim telah didukung parpol tertentu termasuk PPP maupun berkoalisi dengan partai lainnya. Hal ini mendapat sorotan Nurdin Ranggabarani SH MH—politisi sekaligus Sekretaris DPW PPP Propinsi NTB.

amdal

Ditemui saat menggelar reses di Kabupaten Sumbawa, Sabtu (28/3), Nurdin Raba—sapaan akrabnya, menegaskan tidak akan ‘menjual’ partai untuk mendukung calon lain. Banyak figur yang tanpa diundang datang ingin menjadikan PPP sebagai kendaraan politiknya dengan iming-iming materi dan bentuk komitmen lainnya seperti membangun kantor dan menyediakan fasilitas lainnya. Tentu saja ditolak secara tegas. PPP akan mendukung kadernya sendiri atau kadernya dipaketkan dengan figur dari partai lain. Sebab sebaik-baik anak angkat (orang luar partai) masih lebih baik anak kandung sendiri (kader PPP). “Anak kandung akan setiap waktu datang ke partai ini tempat mereka dilahirkan dan dibesarkan. Sedangkan anak angkat selain orang tuanya tidak diketahui, tempat lahirnya pun tidak jelas,” ucap Nurdin memberikan perumpamaan.

PPP telah dibesarkan dengan keringat, air mata, darah dan jiwa para kader dan simpatisan. Tidak sedikit yang cedera, terluka bahkan meninggal dunia ketika berjuang mempertahankan partai ini hingga bisa tegak berdiri sampai sekarang ini. Sangat ironis jika tiba-tiba digunakan dan dijadikan alat untuk membesarkan orang lain. “Apa sih konstribusinya sehingga begitu gampang kita serahkan partai ini kepada mereka,” tukasnya.

Baca Juga  Pemda Siap Laksanakan Keputusan Banggar

Jika dihitung dengan materi, kader PPP telah menghabiskan ratusan miliar untuk mengangkat harkat dan martabat partai yang pastinya jauh lebih besar dari tawaran materi figur tertentu. PPP sudah memiliki segalanya, yang dicari sekarang ini adalah sebuah penghargaan. Karenanya Nurdin yang juga mantan Ketua DPC PPP Kabupaten Sumbawa beberapa periode ini, menyatakan PPP akan mengusung kadernya sendiri. Banyak kader PPP yang potensial untuk bertarung pada Pilkada Sumbawa. Selain beberapa yang menduduki jabatan strategis di DPRD Sumbawa, juga ada dari kalangan eksekutif dan profesi lainnya. “Banyak pimpinan parpol maupun calon bupati yang menghubungi saya menanyakan kemana arah PPP pada Pilkada Sumbawa. Saya hanya memberikan satu jawaban bahwa arah PPP adalah siapa dan parpol mana yang menghargai kader PPP,” ucapnya.

Nurdin Raba mempersilahkan parpol maupun figur manapun untuk berkoalisi dengan PPP, asalkan dalam paket tersebut ada kader PPP. PPP harus menjadi partai pengusung bukan partai pendukung. Jika hanya partai pendukung lebih baik PPP menjanda atau menduda.

Tolak Jadi Wakil Bupati

Di bagian lain Nurdin Raba mengaku sudah ada beberapa calon yang menginginkan dirinya menjadi wakilnya. Secara tegas Nurdin menolak namun menerima jika berada di posisi menjadi calon Bupati. Meski demikian PPP telah menyiapkan beberapa calon wakil bupati di antaranya Kamaluddin ST M.Si, Rusli Manawari, dan tiga anggota DPRD lainnya serta Sekjen PPP Sumbawa, Uzuluddin Sumbawanto SH. “Siapapun yang menginginkan kader kami, akan kami usung secara maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada,” tandasnya.

Baca Juga  Puluhan Massa APTB Minta DPRD Tunda PAW Irawansyah

Nurdin juga memberikan kriteria partai yang diterima untuk berkoalisi. Selain mininal dapat memenuhi syarat untuk memiliki 9 kursi di DPRD, juga jumlah kursi PPP sama besar dengan jumlah kursi parpol yang akan menjadi mitra koalisi. “Kami ini partai besar, peraih suara tiga besar kabupaten, dan memiliki 5 kursi di DPRD. Pastinya kami akan mendukung kader sendiri. Yang tidak punya partai dan punya partai tapi perolehan kursi yang minim masih berani untuk maju, apalagi PPP,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda