Kader PPP Salah Satu Penentu Pembangunan NTB

oleh -3 views
bankntb

Reses Nurdin Ranggabarani SH MH, Anggota DPRD Provinsi NTB

Sumbawa Besar, SR (29/03)

amdal

Reses merupakan kewajiban dan aktivitas anggota DPR dan DPRD mulai dari tingkat propinsi hingga kabupaten/kota yang berlangsung di daerah pemilihan. Berbagai macam agenda yang menyertai reses tersebut di antaranya silaturrahim dengan berbagai kalangan baik konstituen maupun pemerintah, kelompok masyarakat, mahasiswa, LSM dan media massa. Selain itu melakukan sosialisasi dan diskusi tentang permasalahan daerah sekaligus menyerap aspirasi untuk diperjuangkan dan direalisasikan. Hal inilah yang dilakukan Anggota DPRD Provinsi NTB, Nurdin Ranggabarani SH MH dengan menemui sejumlah kader dan simpatisannya di Sekretariat DPC PPP Kabupaten Sumbawa, Sabtu (28/3). Hadir dalam reses tersebut di antaranya tokoh PPP, H Mahmud HI—mantan ketua DPC PPP Sumbawa dan Ketua DPW PPP NTB, pengurus PAC se Kabupaten Sumbawa, para kader, simpatisan, mahasiswa dan tokoh masyarakat.

Nurdin Ranggabarani SH MH
Nurdin Ranggabarani SH MH

Dalam kesempatan itu, Nurdin Raba—akrab Pimpinan Komisi IV DPRD NTB ini mengatakan, momen reses tersebut akan dimanfaatkannya untuk berkomunikasi, berinteraksi, menyerap dan menganalisis berbagai perkembangan dan persoalan di daerah. Ini dilakukan untuk memperkuat dan memperkokoh fungsi-fungsi dasar di parlemen yaitu pengawasan, perumusan anggaran, dan kontrol. Sebab tanpa turun ke lapangan dia selaku wakil rakyat tentu tidak akan mampu mengontrol secara maksimal pembangunan yang sedang berjalan, dan tidak akan mengetahui kebutuhan anggaran di daerah pemilihannya.

Untuk diketahui, selama dua periode Nurdin Raba menjabat sebagai anggota DPRD NTB dari PPP mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) V (Sumbawa—KSB) dan dipercaya menjadi pimpinan Komisi IV yang menangani bidang pembangunan, infrastruktur, dan lingkungan hidup. Dia juga dipercaya sebagai pimpinan Fraksi PPP serta menjadi Ketua Pansus dalam merumuskan dan menggolkan Ranperda menjadi Perda sebagai payung hukum pemerintah untuk melaksanakan program pembangunan. Artinya, seluruh proses pembangunan di NTB tidak terlepas dari perannya sebagai kader PPP yang mewakili masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sumbawa dan KSB.

Sejak Ia berada di gedung Udayana, pembagian kue pembangunan di NTB dapat dirasakan secara seimbang antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Dan ia yang menjadi inisiator untuk dibentuknya politik keseimbangan yaitu keseimbangan dari berbagai sisi bidang kehidupan dalam ber-NTB meliputi  bidang perencanaan, penganggaran, pembangunan dan politik. “Alhamdulillah proses ini berjalan meski di awal kami menyuarakan politik keseimbangan ini mendapat sorotan dan kritikan,” katanya.

Baca Juga  APLS Desak DPRD Sumbawa Bentuk Pansus BBM

Salah satu bukti keberhasilan politik keseimbangan ini sebut Nurdin Raba, di antaranya terjadi peningkatan anggaran untuk kabupaten/kota hingga 500 persen dibandingkan dengan anggaran tahun lalu.

Bukti lain perjuangan Nurdin Raba adalah selaku pimpinan di Komisi IV dan Ketua Pansus, berhasil menggolkan Perda tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan. Ini terlihat dari kondisi jalan mulai Ampenan hingga Sape Bima sudah jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Anggaran pembangunan jalan propinsi di kabupaten/kota pun terutama di Kabupaten Sumbawa dan KSB sudah direalisasikan dan pada Tahun 2016 mendatang sudah harus dalam kondisi mantap. “Ini yang kita perjuangkan sebagai hasil serapan informasi tidak hanya dari konstituen, tapi juga dari media massa yang menjadi mata dan telinga kami di parlemen,” ungkap politisi kawakan ini.

Saat ini juga pihaknya sedang menggolkan Ranperda tentang percepatan pemerataan akses air bersih. Sebab disadari ketersediaan air bersih adalah kebutuhan dan hak asasi manusia yang sampai sekarang belum sepenuhnya dijalankan pemerintah. Untuk mencapai akses air bersih masyarakat kerap berupaya sendiri dan swadaya dengan cara menggali sumur, mengambil air di mata air, saluran irigasi, dam, waduk dan sungai. “Dengan Ranperda ini hak yang fundamental ini akan kami penuhi salah satunya dengan cara meningkatkan kapasitas PDAM,” imbuhnya.

Semua kebijakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dan hajat hidup masyarakat menjadi bagian dari konstribusi PPP. PPP hadir untuk mendorong percepatan pembangunan tersebut. “Inilah yang harus dipahami seluruh kader dan simpatisan bahwa jalan diperbaiki, akses air bersih dan irigasi menjadi lancar, karena ada kader PPP yang memperjuangkannya untuk melahirkan kebijakan itu,” tandas Nurdin Raba.

Di samping memperjuangkan hal-hal yang bersifat infrastruktur, lanjut Nurdin Raba, kader PPP di DPRD NTB juga menjadi inisiator dalam mewujudkan sesuatu yang bersifat monumental.

Misalnya Bandara Brang Biji Sumbawa telah dirubah menjadi Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin. Demikian Rumah Sakit Umum Propinsi menjadi RSU H Lalu Manambai Abdul Kadir.

Kedua tokoh asal Sumbawa ini merupakan orang ternama di masanya. Sultan Muhammad Kaharuddin menjadi ketua parlemen negara Indonesia bagian Timur. Sultan juga lah yang memiliki andil menyerahkan kedaulatan negara Indonesia Timur ini ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. kemudian H Lalu Manambai Abdul Kadir yang merupakan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut RI dan Dubes RI untuk Tanzania, yang tentunya memiliki jaringan yang cukup luas dan berdampak positif bagi daerah ini.

Baca Juga  Putu Selly Calon Tunggal PDIP di Pilgub NTB

Saat ini ungkap Nurdin Raba, Ia tengah memperjuang nama ruang sidang utama DPRD NTB menjadi ruang utama H Madilaoe ADT. Hal ini bukan tanpa dasar, sebab mantan Bupati Sumbawa itu adalah Ketua DPRD NTB pertama. “Jika bukan kita yang memperjuangkan ini, siapa lagi, dan jika bukan dari sekarang, kapan lagi. Inilah wujud keberadaan kadedr PPP yang dipilih oleh masyarakat. Tanpa pilihan dari masyarakat kami tidak dapat berbuat dan apa yang disuarakan tidak akan terwujud,” tandasnya.

Melalui reses ini, dia berharap apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat khususnya di Kabupaten Sumbawa dapat diakomodir untuk selanjutnya diperjuangkan. Sebab dengan kekuatan dan kedudukan yang dimiliki para perwakilan dari Dapil V NTB, ia optimis mampu mempengaruhi kebijakan pemerintah propinsi. Yang paling penting dari reses ini akan terbangun silaturrahim yang kuat. Karena dengan silaturrahim akan melahirkan fanatisme dan loyalitas. Dengan silaturrahim yang terbangun selama ini telah mampu menghantarkan kader PPP menduduki jabatan strategis tidak hanya di DPR RI, tapi juga di DPRD NTB dan DPRD Sumbawa. “Raihan suara di Sumbawa menjadi tiga besar, perolehan lima kursi di DPRD, dan menduduki jabatan strategis di parlemen menjadi bukti dari buah silaturrahim. Karena itu kami minta wakil rakyat dari PPP untuk selalu rajin turun lapangan menyambangi rakyat terutama konstituennya,” pinta Nurdin.

Di bagian lain resesnya Nurdin Raba menyampaikan hasil muktamar yang melahirkan kepengurusan baru pimpinan Romahurmudziy. Pimpinan baru ini telah mendapat legitimasi dari pemerintah dengan adanya surat keputusan dari Menteri Hukum dan HAM. Hal lainnya, Nurdin menyinggung tentang Pilkada Sumbawa mengenai siapa yang akan diusung dan dengan partai mana PPP akan berkoalisi. Yang pasti PPP akan mengusung kader sendiri dan berkoalisi dengan partai yang menghargai kadernya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda