Sopir dan Penumpang DAMRI Tewas Tertancap Besi

oleh -0 views
ilustrasi
bankntb

Sumbawa Besar, SR (27/03)

Kecelakaan maut yang terjadi di jalan lintas Sumbawa—Bima, Dusun Karya Mulia, Desa Plampang, Kecamatan Plampang, merenggut dua nyawa. Sopir Bus Damri, M Sadik (32) warga Desa Pemasar Kecamatan Maronge dan penumpangnya, Rahmat Romadhon (15) pelajar SMP asal Desa Kwangko, Manggalewa Dompu, seketika tewas di TKP dalam kondisi yang mengenaskan.

amdal

Sadik tewas dengan dada sebelah kanan tertembus besi berdiameter 10 centimeter. Saat dilarikan ke Puskesmas dan dirujuk ke RSUD Sumbawa, besi sepanjang lebih dari 1 meter ini masih tertancap di dadanya. Nasib serupa dialami Rahmat Ramadhan yang juga mengalami luka menganga di dada sebelah kanan. Diduga kuat juga tertembus besi.

Sebelumnya sekitar pukul 21.00 Wita, Bus Damri bernopol DR 7794 AB yang mengangkut 18 orang penumpang melaju dari arah Empang menuju Sumbawa. Saat memasuki tikungan di Kilometer 62-63, tepatnya di depan pabrik gabah Ibu Hindun, Desa Plampang, muncul dari arah berlawanan truk DK 9421 EG yang dikemudikan Muhammad Isnaini (35) warga Desa Lape Kecamatan Lape. Kedua sopir tak mampu mengendalikan laju kendaraannya sehingga terjadi tabrakan yang cukup dahsyat. Tabrakan yang menimbulkan suara yang cukup keras ini membuat truk maupun Bus Damri mengalami ringsek berat di bagian depannya.

Hantaman keras ini juga yang menyebabkan besi lonjor di bodi depan bus menekuk ke dalam sehingga menembus bagian dada sopir dan salah seorang penumpangnya. Sedangkan sopir truk beserta dua penumpangnya selamat dan tidak mengalami cedera. Pihak Polsek Plampang yang mendapat laporan langsung meluncur melokalisir TKP sekaligus mengevakuasi kedua korban yang sudah tidak bernyawa. Dibantu warga, proses evakuasi berjalan alot karena besi sepanjang lebih dari satu meter masih menancap di tubuh sang sopir. Untuk olah TKP, pihak Polsek sudah berkoordinasi dengan Unit Laka Polres Sumbawa yang malam itu juga mendatangi lokasi kejadian.

Baca Juga  Tragis, Mobil Dinas Camat Tewaskan Dua Pengendara

Untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan, sopir truk dievakuasi ke Polres Sumbawa. Sementara truknya diamankan di Polsek, dan Bus Damri dibiarkan di TKP karena petugas kesulitan mengevakuasi kendaraan yang sudah mengalami rusak berat. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda