UTS Peduli Kualitas Air Sumbawa

oleh -0 views
bankntb

Bersihkan Daerah Hulu untuk Kualitas Air di Hilir 

Sumbawa Besar, SR (26/03)

amdal

UTS Sungai 2“Hari Air Sedunia” diperingati setiap tahunnya. Peringatan yang jatuh pada tanggal 22 Maret ini sebagai ajang kampanye untuk terus melestarikan sumber dan kelangsungan air yang ada di bumi. Sebab air sebagai sumber dari segala bentuk kehidupan di bumi.

Pada peringatan Hari Air Sedunia belum lama ini, mahasiswa Fakultas Teknobiologi Universitas Teknologi Sumbawa (FTB UTS) sebagai inisiator, bersama mahasiswa dari fakultas lain seperti Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta), Fakultas Psikologi dan Fakultas Teknik yang tergabung dalam kelompok kegiatan mahasiswa Sobat Bumi (Sobi) Sumbawa, melakukan kegiatan pembersihan daerah aliran hulu sungai yang berlokasi di wilayah Semongkat Kecamatan Batu Lanteh Kabupaten Sumbawa. Pemilihan tempat ini, karena Sungai Semongkat merupakan induk sungai yang mengalir ke Kota Sumbawa, hulu dari aliran sumber air minum yang dikonsumsi masyarakat.

Ketua Pelaksana, Kurniawan Eka Putra yang ditemui kemarin, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan pembersihan aliran di daerah hulu agar aliran sungai di bagian hilir juga menjadi bersih sehingga aman dikonsumsi masyarakat. “Tujuan lainnya, menjaga kualitas air yang ada di lingkungan sekitar kita,” kata Kurniawan—sapaan akrab mahasiswa FTB UTS Angkatan 2014 ini.

Kegiatan ini diikuti 28 mahasiswa yang dimotori oleh organisasi Sobat Bumi Regional Sumbawa yang terdiri atas mahasiswa–mahasiswi UTS penerima beasiswa Pertamina Foundation generasi ke 3 dan generasi ke 4 (PFS 3 dan PFS 4) bersama beberapa mahasiswa dari fakultas lain. Organisasi ini merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa di UTS, di bawah naungan Sobat Bumi Indonesia dan Pertamina Foundation yang menitikberatkan pada konservasi dan pelestarian lingkungan hidup.

Baca Juga  Penyair Perempuan NTB Hadiri MIWF 2019

Kegiatan utama yang dilakukan dalam peringatan ini adalah pembersihan aliran hulu sungai Semongkat dengan memungut berbagai macam sampah non organik yang mengotori daerah aliran sungai (DAS). Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini menghasilkan dua karung sampah berupa botol dan gelas plastik bekas minuman, pembungkus makanan, kertas, gabus atau styrofoam, yang beratnya sekitar 50 kilogram.

UTS Sungai 1Berbagai pihak mendukung kegiatan pembersihan hulu sungai ini. Terbukti masyarakat dan pemerintah dusun dengan antusias ikut terlibat. Bukan hanya itu, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) juga memberi respon positif atas kegiatan ini dan berharap kedepannya Universitas Teknologi Sumbawa dapat menjadi partner bagi BKSDA untuk melakukan konservasi alam atau lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa. “Melalui kegiatan ini kami berharap munculnya sebuah trend baru di masyarakat untuk mulai peduli terhadap lingkungan. Tidak harus diawali dengan sesuatu hal yang besar, tetapi cukup dengan sebuah langkah kecil yaitu membersihkan sampah daerah sekitar sungai yang menjadi sumber bagi air bersih masyarakat yang berada di sekitar sungai, agar kualitas air di Sumbawa tetap terjaga untuk kesehatan masyarakat,” ucap Kurniawan.

Sementara Dosen FTB UTS Maya Fitriana S.Si sekaligus Pembina Sobat Bumi Sumbawa UTS merasa bangga atas kepedulian mahasiswanya yang secara inisiatif melakukan langkah positif dalam menggunakan setiap momen untuk hal bermanfaat bagi masyarakat dan daerah. “Ini patut didukung dan semoga kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan dan semakin sering dilakukan,” pintanya.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Sumbawa Siap Bantu SDIT SC

Saat ini diakui Maya—sapaan akrab dosen lajang ini, masih hanya 28 orang mahasiswa yang menjadi inisiator, namun dengan kontinuitas diharapkan mahasiswa dan pelajar lain bahkan seluruh masyarakat ikut memiliki kepedulian akan lingkungan sekitar untuk kebaikan kehidupan di masa mendatang. (*) Baca juga di Gaung NTB

 

iklan bapenda