20 PAC PDIP Ikut Mustami Dukung Saad

oleh -7 views

Sumbawa Besar, SR (03/03)

PAC PDIP 1Sebagian besar Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa menyatakan siap mengikuti sikap politik mantan Ketua DPC PDIP, Mustami H Hamzah B.Sc SH untuk mendukung pasangan H Saad Abdullah ST—Yahya Adam BA (Paket SAYA) pada Pemilukada Sumbawa 2015.

Sikap tersebut tercetus dalam pertemuan silaturrahim sejumlah PAC, kader dan simpatisan PDIP dengan mantan ketuanya, H Mustami H Hamzah di Secretariat PDIP Sumbawa, Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwis, Senin (2/2).

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini, sejumlah PAC tersebut tidak gentar dan siap dipecat. Sikap loyal yang ditunjukkan terhadap Mustami ini karena mereka sangat kecewa dengan perlakuan partai terhadap orang yang sangat berjasa bahkan mampu memenangkan partai tersebut selama beberapa periode.

Ketua DPC PDIP Sumbawa periode 2010—2015, Mustami H Hamzah dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa dia tidak memaksa para kader PDIP tersebut untuk mengikuti sikap politiknya yang mendukung Paket SAYA. Namun ia merasa tersanjung dengan sikap loyal para kader tersebut terhadap dirinya. Pertemuan itu ungkap Haji Tami—sapaan akrabnya, untuk mengklarifikasi persoalan yang menimpa dirinya maupun sikap ‘kejam’ DPD yang memecatnya dari keluarga PDIP. Hal ini dilakukan agar para kader mengetahui secara jelas mengapa semua itu terjadi. Menurut Haji Tami, ia telah didzolimi karena sampai sekarang tidak mengetahui apa yang melatarbelakangi sikap DPW PDIP NTB hingga memecatnya. “Sampai sekarang saya tidak tahu apa salah saya. Dan sejauh ini saya juga belum menerima surat pemecatan secara resmi baik dari DPW maupun DPP,” ucapnya.

Baca Juga  Terobosan Baru, KPU Sumbawa Audit dan Uji Publik Data Pemilih

Sebagai manusia biasa, Haji Tami mengaku sakit hati atas pemecatan tersebut. Apalagi pemecatan itu dibarengi dengan penilaian bahwa dia tidak layak memimpin PDIP. Patut diketahui, selama kepemimpinannya PDIP di Sumbawa mengalami kesuksesan. Selain pernah dicalonkan DPD dan DPP sebagai calon Bupati Sumbawa, PDIP Sumbawa selalu menjadi pemenang Pileg di Sumbawa. Bahkan sejak kepemimpinannya, PDIP Sumbawa kerap dijadikan contoh oleh seluruh pengurus PDIP kabupaten/kota di NTB. “Ini seolah-olah saya tidak pernah berjasa membesarkan partai ini. Sungguh sangat kejam,” tukasnya.

Tawaran Parpol Lain

Di bagian lain Haji Tami mengaku sejak dirinya dipecat dari PDIP, banyak tawaran yang datang dari partai politik lain. Tawaran menjadi pengurus parpol ini masih dipertimbangkannya. “Bagaimana kalau saya pindah partai apakah saudara tetap mengikuti saya,” seru Haji Tami yang langsung diamini sejumlah kader tersebut.

Seperti diberitakan, H Mustami dipecat karena dinilai indisipliner karena mengajukan protes terhadap hasil Konfercab hingga akhirnya melahirkan pengurus baru yang diketuai Abdul Rafiq—Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumbawa. Bahkan belasan PAC yang ikut melakukan aksi walk-out juga ikut dipecat. (*) Baca juga di Gaung NTB

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.