PDIP Bakal Tak Mengusung Paket di Pilkada Sumbawa

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (02/03)

Lalu Budi Suryata SP, Sekretaris PDIP Sumbawa
Lalu Budi Suryata SP, Sekretaris PDIP Sumbawa

Partai politik (parpol) yang meraih kursi di DPRD Sumbawa menjadi tiket untuk mengusung paket calon pada Pemilukada Kabupaten Sumbawa yang akan digelar Desember 2015 mendatang. Beberapa partai sudah secara terang-terangan mengusung calon. Seperti Partai Hanura yang berkoalisi dengan Partai Nasdem, dan dikhabarkan termasuk PKPI dan PBB telah resmi mengusung pasangan H Saad Abdullah ST dan Yahya Adam BA (Paket SAYA). Demikian dengan partai lainnya yaitu Demokrat, PAN, PKS, dan Golkar akan mengusung satu paket. Menurut informasi koalisi gemuk ini akan mengusung Ir H Mokhlis M.Si. Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi NTB ini akan dipasangkan dengan sejumlah figur. Beberapa nama muncul di antaranya Drs A Rahman Alamudy SH M.Si, Syamsul Fikri S.Ag M.Si dan Baijuri Bulkiah SH. Bahkan santer terdengar Gerindra juga ikut merapat untuk mendukung Ir H Mokhlis M.Si, meski sebelumnya sempat menyuarakan akan mengusung Ir Syarafuddin Jarot. Artinya, masih tersisa PDIP dan PPP. Sedangkan PDIP sudah mengusulkan nama H Husni Jibril B.Sc sebagai calon Bupati, dan PPP hingga kini belum terdengar khabar siapa yang akan diusung meski ada beberapa figure potensial di antaranya Kamaluddin ST M.Si dan Nurdin Ranggabarani SH MH. Ketika PPP dan PDIP tidak memiliki mitra koalisi maka dapat dipastikan ketiga partai tersebut akan menjadi partai pendukung bukan partai pengusung karena tidak memenuhi persyaratan minimal 9 kursi di DPRD. Sempat tersiar kabar PDIP akan berkoalisi dengan PPP mengusung pasangan Husni Jibril—Kamaluddin. Ada juga yang mengatakan Husni Jibril—Nurdin Ranggabarani. Namun untuk yang terakhir ini sepertinya tidak mungkin terjadi karena sama-sama berasal dari wilayah barat, sehingga dianggap tidak representasi mewakili beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa. Tragisnya lagi koalisi PDIP—PPP tidak mungkin mengusung paket calon, sebab PPP masih dalam kemelut politik karena perseteruan dua kubu yang masih dalam proses hukum.

amdal

Bisa jadi PDIP memilih alternative lain jika ingin aman yaitu menggaet salah satu partai yang mengusung Ir H Mokhlis. Misalnya PAN atau Gerindra. Tetapi ketika tiga partai ini tetap pada pendirian masing-masing maka akan tergilas waktu dan mereka tidak akan memiliki paket yang akan diusung.

Baca Juga  Jack Morsa Siap Lakukan Perubahan

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Sumbawa, Lalu Budi Suryata SP mengakui hingga saat ini DPP PDIP belum mengeluarkan SK untuk menetapkan calon yang akan diusung pada Pemilukada Sumbawa. Sebelumnya PDIP mengusulkan dua nama yakni Husni Jibril dan Mustami H Hamzah. Karena Mustami sudah dipecat, PDIP akhirnya hanya mengusulkan satu nama sebagai calon Bupati Sumbawa. Sembari menunggu SK DPP, PDIP Sumbawa saat ini dalam posisi wait and see untuk calon. “Kami menunggu partai yang ingin berkoalisi untuk menyodorkan calon wakil untuk berpasangan dengan Bapak Husni Jibril,” kata Budi yang juga Ketua DPRD Sumbawa ini.

Ia memastikan PDIP dapat mengusung paket calon bukan sebagai partai pendukung, dan upaya ini belum terlambat meski sudah ada beberapa partai yang berkoalisi dan telah mengusung paket calon. “Sepanjang belum diumumkan KPU, masih terbuka ruang bagi kami untuk menjalin komunikasi dan berkoalisi dengan partai manapun,” katanya.

Mengenai beberapa nama dan partai yang disebut untuk berpasangan dengan Husni dan berkoalisi dengan PDIP, Budi mengatakan hal itu bisa saja terjadi. Dan beberapa partai itu menjadi target untuk berkoalisi, termasuk beberapa partai lain yang sudah bersuara untuk mengusung paket lain. “Semua masih memungkinkan, dan komunikasi masih terbuka lebar,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda