Saad Abdullah Resmi Dicalonkan HANURA

oleh -2 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (26/02)

Hanura PlenoDPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Sumbawa resmi mengusung H Saad Abdullah ST sebagai calon Bupati Sumbawa. Keputusan ini ditetapkan pada Rapat Pleno Hanura yang digelar di Rumah Makan Arielah, Desa Jorok Kecamatan Unter Iwis, Rabu (25/2). Keputusan rapat yang dipimpin langsung Ketua DPC Hanura Sumbawa, Drs H Jamaluddin Malik ini langsung diamini seluruh kader dan PAC Hanura se Kabupaten Sumbawa.

Dalam kesempatan itu JM—sapaan akrab ketua Hanura yang juga Bupati Sumbawa ini, mengatakan, DPC Hanura telah sepakat untuk mengusung pimpinan daerah periode 2016—2021 ini dari kalangan birokrasi agar terjadi kesinambungan pemerintahan dan pelaksanaan tugas-tugas pembangunan menjadi lebih baik. Hanura katanya, tidak ingin mengusung calon yang hanya sebagai penghibur karena Hanura bertekad untuk memenangkan Pilkada Sumbawa.

Hanura Pleno 1Diakui JM, banyak figur terutama dari kalangan birokrasi yang menjadi bidikan Hanura. Namun semuanya belum siap karena masih ingin berkarier di birokrasi, terlebih adanya aturan aparatur sipil Negara (ASN) yang mengharuskan calon dari birokrasi ketika mendaftar menjadi peserta Pilkada, mundur dari PNS dan tidak akan mendapat sepeserpun uang pensiun. Kecuali satu orang yang benar-benar siap yaitu H Saad Abdullah ST yang kini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sumbawa.

Dipilihnya Haji Saad, ungkap JM, adalah keputusan yang tepat meski diakui pasti ada pro dan kontra. Untuk memilih Haji Saad bukan dilakukan secara dadakan melainkan sudah melalui uji petik dan survey yang cukup lama dari ujung Alas Barat hingga Tarano. Tak hanya di masyarakat, uji petik ini juga dilakukan di kalangan birokrasi. Hasilnya, Haji Saad hampir tidak memiliki resistensi di birokrasi dan mendapat simpati dari masyarakat luas. “Hasil survey ada sekitar 99 persen birokrasi menyetujui Haji Saad menjadi pimpinan daerah, sisanya hanya satu persen inilah yang akan diupayakan untuk diatasi,” sebut JM.

Baca Juga  PNS dan Kades Dilarang Hadiri Kampanye

Selain itu Haji Saad memiliki kemampuan dalam memimpin dan yang paling penting memiliki jaringan yang luas tidak hanya di tingkat masyarakat namun dengan berbagai pihak di propinsi dan pusat baik kalangan birokrasi maupun politisi.

Menurut JM, menjadi Bupati tidak cukup dengan kepintaran. Salah satu kelemahan yang dirasakan daerah selama ini adalah membangun akses (network) dengan pihak-pihak yang ikut andil dalam mendukung pembangunan di daerah. “Saya saat menjadi bupati membutuhkan dua tahun untuk membangun jaringan. Sebab pemerintahan dan pembangunan di daerah tidak akan bergerak, dan maju ketika kita tidak memiliki akses baik dengan Pemprov, pemerintah pusat, stakeholder dan masyarakat secara keseluruhan,” cetusnya.

Kemampuan paling menonjol yang dimiliki Haji Saad adalah mampu membangun jaringan tersebut. Berbagai program berskala nasional dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sumbawa di antaranya merupakan andil jaringan yang dibangun Haji Saad. “Jaringan partai memang penting tapi jauh lebih penting jaringan birokrasi dan lainnya untuk memudahkan pemerintah daerah merencanakan dan merealisasi program pembangunan,” ujarnya.

Meski demikian Hanura sadar tidak dapat mendukung calonnya secara mandiri sebab raihan kursi Hanura di DPRD Sumbawa hanya 5 kursi, artinya masih kurang 4 kursi lagi. Karenanya Hanura akan berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi persyaratan mengajukan satu paket calon. Saat ini diakui JM, pihaknya sedang membangan komunikasi dengan sejumlah parpol lain. Bahkan JM menyebut ada satu partai yang sudah menyetujui untuk berkoalisi, bahkan mendukung calon yang diusung Hanura. “Saya sudah bertemu dengan ketua DPW-nya dua jam sebelum rapat pleno ini digelar. Dan kami sudah sepakat dan berencana akan bertolak ke Jakarta untuk menemui DPP guna menggolkan paket ini,” kata JM seraya merahasiakan partai dimaksud. Partai itu nantinya akan mencari figure pendamping Haji Saad. Ketika tidak ditemukan orang yang pas, maka bersama Hanura akan menjaring figure yang dianggap pantas. “Saya masih yakin kita akan memenangkan Pilkada,” imbuhnya.

Baca Juga  Segera Lakukan Audit Investigatif Kebakaran Sumur di Aceh !

Karenanya Ia juga meminta calon yang diusung mulai sekarang sudah mempersiapkan diri, mempromosikan diri dan berjuang. “Jangan sampai kepentingan pribadi menghilangkan kepentingan yang lebih besar,” katanya mengingatkan.

Ancam Pemecatan

Di bagian lain JM menginstruksikan semua kader untuk mendukung apa yang telah menjadi keputusan partai mendukung Haji Saad sebagai calon Bupati Sumbawa dari Hanura. Jika ada kader yang mendukung calon selain Haji Saad, maka sanksinya sangat tegas yakni pemecatan. “Tidak ada toleransi, langsung dipecat,” tandasnya.

Sementara Burhanuddin AB—salah seorang kader Hanura, menegaskan apa yang sudah menjadi keputusan partai harus didukung dan diperjuangkan. Ia mengaku keinginan Hanura mendukung Haji Saad adalah keinginannya juga, mengingat figure tersebut yang sudah lama dikenal dan sangat dekat. Sebab setiap aspirasi yang disuarakan konstituennya melalui dirinya, pasti direalisasikan Haji Saad yang menjabat sebagai Kadis PU. “Saya akan all out untuk berjuang memenangkan Haji Saad,” pungkasnya. (*) Baca juga di Gaung NTB

iklan bapenda